Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meutya Hafid dan Maman Abdurrahman Sepakat Dorong Keadilan Digital bagi UMKM.

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 20:25 WIB | Oleh:
Meutya Hafid dan Maman Abdurrahman Sepakat Dorong Keadilan Digital bagi UMKM. Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (21/5).

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman bertemu di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, dan keduanya bersepakat untuk mendukung penciptaan keadilan digital bagi UMKM khususnya di lokapasar (marketplace).

Komitmen ini disampaikan merespons langkah beberapa penyelenggara sistem elektronik (PSE) lokapasar yang belakangan aktif menaikkan biaya layanan secara beruntun dan dibebankan kepada para pelaku UMKM.

"Pak Menteri tadi menyampaikan bahwa nanti tentu akan kerja sama dengan baik dengan Komdigi jika ditemukan ada pelanggaran-pelanggaran terhadap peraturan perlindungan terhadap UMKM di ranah digital. Dan ini kami sampaikan kami siap, sudah pasti ini menjadi tugas kami," kata Meutya dalam wawancara cegat di Kantor Kemkomdigi Jakarta, Rabu.

Meutya menyatakan Kemkomdigi mendukung penuh agar UMKM dapat terlindungi ketika memanfaatkan layanan digital di lokapasar.

Apalagi dengan disiapkannya Peraturan Menteri UMKM yang berfokus pada perlindungan UMKM di pasar digital yang saat ini tengah diundangkan, Meutya berharap para PSE lokapasar dapat segera melakukan penyesuaian.

"Mulai dari saat ini, aplikator sudah harus paham bahwa kan ada aturan baru. Mereka harus mulai adjust untuk mengikuti aturan baru. Bukan malah bergerak, berbeda dengan arah aturan," kata Meutya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan koordinasi dengan Kemkomdigi perlu dilakukan oleh pihaknya dalam menciptakan keadilan digital bagi UMKM di lokapasar untuk memastikan wewenang sesuai kementerian masing-masing.

Kementerian UMKM bakal berfokus untuk melindungi dan meningkatkan daya saing usaha mikro dan kecil dari para pelaku usaha di ruang digital.

Sementara untuk Kementerian Komdigi memiliki wewenang berurusan langsung dengan ekosistem digital termasuk memastikan akses para PSE lokapasar di Indonesia.

"Ekosistem ini harus berkeadilan. Sebetulnya semangatnya itu. Jadi kita harus fair dong. Jadi e-commerce tetap kita jaga ekosistemnya dan teman-teman pelaku usaha mikro dan kecil menengah juga harus kita jaga. Prinsipnya berkeadilan," kata Maman.

Menurut Maman, dinamika transaksi yang dialami saat ini oleh pelaku UMKM di lokapasar terbilang tidak adil karena para PSE lokapasar dengan sepihak menaikkan biaya layanan tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu kepada para penjual di platformnya.

Salah satu yang ramai dibahas contohnya adalah TikTok Shop yang diketahui menaikkan biaya layanan kepada penjualnya dalam banyak komponen terhitung 18 Mei 2026.

Tidak lama dari aksi tersebut, TikTok Shop juga mengumumkan mereka membebankan biaya pengiriman untuk pengembalian barang kepada para penjual terhitung mulai 1 Juni 2026.

Kenaikan harga biaya layanan yang beruntun itu dinilai sebagai suatu bentuk ketidakadilan bagi para pelaku UMKM digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.