Trump Sebut Nota Kesepahaman dengan Iran Sudah Tamat Setelah Iran Membalas AS dengan Menyerang Kuwait dan Bahrain
📅 Rabu, 08 Jul 2026, 15:55 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMerujuk pada serangan AS, media Iran mengatakan enam proyektil menghantam area dermaga Taheroui di Sirik, Iran selatan. Tidak ada korban jiwa sipil yang dilaporkan, tetapi beberapa orang terluka akibat pecahan peluru dari "proyektil musuh" yang menghantam dermaga komersial di Sirik, menurut seorang reporter televisi pemerintah Iran. Laporan tersebut mengatakan serangan juga menghantam dermaga perikanan di Sirik dan di Bandar Abbas, di mana beberapa perahu nelayan dibakar.
Kontrak minyak acuan AS naik lebih dari 2,5 persen saat pasar dibuka pada hari Rabu, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akibat serangan baru AS terhadap Iran. Minyak mentah West Texas Intermediate, salah satu dari dua patokan global utama, naik 2,63 persen menjadi 72,29 dolar AS per barel. Pada hari Selasa, harga minyak tersebut naik 2,76 persen.
Serangan baru AS terhadap Iran "benar-benar diperlukan," kata Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte pada hari Rabu . "Ketika ada gencatan senjata dan Iran pada dasarnya melanggar gencatan senjata, saya pikir sangat penting bagi AS untuk bereaksi dengan tegas," kata Rutte kepada wartawan sebelum pertemuan puncak para pemimpin NATO di Ankara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!