Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dekan Fapet UGM Datangi Rumah Mahasiswa Baru, Pastikan Tak Gagal Kuliah karena Biaya

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 23:15 WIB | Oleh:
Dekan Fapet UGM Datangi Rumah Mahasiswa Baru, Pastikan Tak Gagal Kuliah karena Biaya Doc: Dok. Istimewa

BANTUL – Komitmen Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) untuk memastikan akses pendidikan bagi seluruh mahasiswa ditunjukkan melalui kunjungan langsung Dekan Fapet UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., ke rumah mahasiswa baru Muhammad Nur Arifin di Dusun Dayu, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, Selasa (7/7). Dalam kunjungan tersebut, Budi didampingi Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Prof. Yuny Erwanto serta Sekretaris Program Studi S1 Fapet, Viagian Pastawan, Ph.D.

Arifin merupakan mahasiswa baru Fapet UGM yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 non-KIP Kuliah. Ia menjadi salah satu penerima bantuan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT), sehingga dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah.

Dalam kesempatan itu, Budi Guntoro meminta Arifin memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya dengan fokus pada perkuliahan maupun kegiatan organisasi selama menjadi mahasiswa.

“Selamat. Ke depan harus fokus, baik studi maupun organisasi. Manfaatkan kesempatan yang diberikan dengan beasiswa kuliah gratis ini untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Budi.

Menurutnya, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk mengenyam pendidikan tinggi. Karena itu, Fapet UGM berkomitmen memastikan mahasiswa dapat belajar dengan tenang dan menyelesaikan studi melalui berbagai bentuk dukungan yang tersedia.

Bagi keluarga Arifin, diterimanya putra mereka di UGM menjadi kebahagiaan tersendiri. Lulusan SMAN 1 Bantul itu merupakan anak keenam dari sembilan bersaudara. Ayahnya, Karyana, yang bekerja sebagai tukang kayu, telah meninggal dunia sekitar 15 tahun lalu. Sejak itu, ibunya, Ngalimah, menjadi tulang punggung keluarga dengan berjualan keripik pisang berdasarkan pesanan sekaligus mengajar Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) di lingkungan tempat tinggalnya.

Selain mengajar TPA, Ngalimah juga rutin mengadakan pengajian anak-anak setiap selesai salat Magrib di rumahnya. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi masyarakat hingga bagian teras rumah keluarga mereka pernah memperoleh bantuan rehabilitasi.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas diterimanya Arifin di UGM. Semoga anak saya diberikan kemudahan dalam menempuh kuliah dan dapat meraih cita-citanya,” kata Ngalimah.

Arifin mengaku sejak awal memang bercita-cita masuk Fapet UGM. Kecintaannya terhadap dunia peternakan telah tumbuh sejak kecil ketika gemar memelihara kambing. Meski pernah kehilangan kambing peliharaan saat masih duduk di bangku sekolah dasar, minatnya terhadap peternakan tidak pernah surut.

“Sejak kecil saya sudah senang memelihara hewan, terutama kambing. Walaupun dulu pernah mengalami pengalaman sedih karena kambing peliharaan saya mati saat masih SD, ketertarikan saya pada peternakan tidak pernah hilang,” ujarnya.

Cita-cita Arifin adalah mengembangkan usaha peternakan ayam broiler. Ia juga tertarik mendalami bidang nutrisi dan pangan, yang menjadi salah satu pertimbangan memilih Fapet UGM sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

Menjelang perkuliahan dimulai, Arifin memanfaatkan waktunya dengan membantu aktivitas di THR Farm, Karanganyar, yang menjadi lokasi praktik mahasiswa UGM. Sejak awal Juni hingga akhir Juli, ia terlibat dalam berbagai pekerjaan, mulai dari mengambil telur, memberi pakan ternak, hingga memantau suhu kandang.

“Pengalaman ini membuat saya semakin memahami bagaimana pengelolaan peternakan dilakukan secara langsung. Saya jadi semakin yakin memilih peternakan sebagai bidang yang ingin saya tekuni,” katanya.

Selain aktif di bidang peternakan, Arifin juga memiliki prestasi nonakademik. Ia pernah meraih juara lomba musikalisasi puisi tingkat provinsi. Menurut ibunya, prestasi tersebut diraih tanpa mengikuti bimbingan belajar. Arifin dikenal disiplin dan fokus saat mengikuti pelajaran di sekolah sehingga mampu mempertahankan prestasi akademiknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Impact Based Forecast Diter...
Megapolitan
Memahami Sulitnya Penyandan...
Berdaya Jangkau 160 Km, Prabowo akan Borong 150 Rudal Astra Mk1 India untuk SU-30 TNI-AU

Berdaya Jangkau 160 Km, Prabowo akan Borong 150 Rudal Astra Mk1 India untuk SU-30 TNI-AU

08 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.