Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upah Riil Jepang Menguat Setelah 4 Tahun Merosot

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 15:43 WIB | Oleh:

Pertumbuhan upah yang solid dan penguatan konsumsi menjadi syarat penting bagi Bank of Japan (BOJ) untuk melanjutkan kenaikan suku bunga dalam rangka menormalisasi kebijakan moneternya setelah mengakhiri lebih dari satu dekade pelonggaran moneter pada Maret 2024.

Dalam pidato yang dibacakan atas namanya sendiri pada Juni lalu, setelah BOJ menaikkan suku bunga acuan menjadi 1 persen atau level tertinggi dalam 31 tahun, Gubernur BOJ Kazuo Ueda kembali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kenaikan suku bunga apabila kondisi ekonomi, inflasi, dan sektor keuangan tetap sejalan dengan proyeksi bank sentral. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
India Dukung Proyek Revital...
Nasional
Pimpinan MPR Minta Sistem S...
Megapolitan
Praperadilan Roy Suryo Dika...
Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

07 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.