Museum Prancis Dirampok, Perhiasan Kristal 4 Juta Euro Raib
📅 Selasa, 07 Jul 2026, 15:08 WIB | Oleh: Deri HenriawanISTANBUL - Sebuah perampokan yang menimpa museum produsen kaca mewah Lalique di Prancis timur laut pada Minggu (5/7) pagi mengakibatkan kerugian hampir 4 juta euro (sekitar Rp82,2 miliar), demikian laporan Harian Le Parisien.
Menurut harian itu yang mengutip sumber dalam penyelidikan, sejumlah pelaku bertopeng membuka paksa pintu museum, kemudian menghancurkan enam rak pamer, dan membawa kabur 20 keping perhiasan kristal.
Museum tersebut akan ditutup selama beberapa hari ke depan untuk pemeriksaan kerusakan dan penguatan sistem keamanan.
"Gendarmeri sudah terlibat dan penyelidikan akan berlangsung sesuai proses mereka," demikian pernyataan Museum Lalique melalui media sosial X.
Wali kota Wingen-sur-Moder, Christian Dorschner, kepada harian lokal Dernieres Nouvelles d'Alsace menyebut para pelaku diperkirakan sudah memiliki informasi, karena mereka langsung mengincar koleksi perhiasan usai menjebol pintu museum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengatakan, meski sistem alarm museum berfungsi dengan baik, perusahaan pengamanan museum tidak segera melaporkan pencurian kepada pihak kepolisian.
Otoritas setempat kini mempelajari rekaman kamera pengawas, dengan penyelidikan kasus pencurian dilaksanakan di bawah tanggung jawab satuan reserse kriminal Gendarmeri Bas-Rhin.
Le Parisien menyebut Museum Lalique sebelumnya telah dicantumkan dalam daftar objek rentan dan sudah memiliki status "di bawah pengawasan khusus" menyusul pencurian besar di Museum Louvre pada Oktober 2025, di mana sekelompok pelakunya menggasak sejumlah objek senilai 102 juta dolar AS (sekitar Rp1,8 triliun). Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!