Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bayer Luncurkan Camalus, Insektisida Generasi Baru untuk Tingkatkan Produktivitas Hortikultura Indonesia

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 17:57 WIB | Oleh:
Bayer Luncurkan Camalus, Insektisida Generasi Baru untuk Tingkatkan Produktivitas Hortikultura Indonesia Doc: Bayer Indonesia
Ket. Petani menyimak paparan edukasi dari agronomis Bayer mengenai teknologi insektisida generasi terbaru Bayer: Camalus di Desa Mardinding, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara (6/7). Camalus memiliki spektrum pengendalian hama yang unik dengan menghadirkan mekanisme kerja ganda (dual mode of action) untuk mengendalikan hama pengunyah dan pengisap.

JAKARTA — Bayer Indonesia meluncurkan Camalus, insektisida generasi terbaru yang dirancang untuk membantu petani hortikultura mengendalikan dua kelompok hama utama sekaligus, yakni hama pemakan daun (chewing) dan hama penusuk-pengisap (sucking). Produk ini diklaim menjadi insektisida pertama di Indonesia yang menggabungkan dua mekanisme kerja dalam satu formulasi sehingga mampu meningkatkan efektivitas pengendalian hama sekaligus menekan biaya produksi petani.

Peluncuran Camalus dilakukan di Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, pada hari Senin (6/7), dan dihadiri sekitar 350 petani setempat. Indonesia menjadi negara ketiga di dunia yang memasarkan Camalus setelah India dan Filipina.

Head of Field Solutions Bayer South East Asia & Pakistan, Kukuh Ambar Waluyo, mengatakan peluncuran Camalus merupakan bagian dari komitmen Bayer menghadirkan inovasi yang menjawab tantangan nyata yang dihadapi petani hortikultura Indonesia.

Menurutnya, serangan hama pengunyah dan pengisap umumnya terjadi secara bersamaan pada satu musim tanam. Kondisi tersebut selama ini memaksa petani mencampur dua jenis insektisida berbeda agar perlindungan tanaman menjadi optimal.

"Camalus dari Bayer menjawab kesenjangan kebutuhan yang selama ini belum terpenuhi dalam budidaya tanaman hortikultura. Bayer juga memastikan setiap solusi yang kami hadirkan, termasuk Camalus, telah melalui proses riset dan adaptasi yang matang terhadap kondisi agroekologi Indonesia, termasuk tekanan hama spesifik yang dihadapi petani hortikultura di Indonesia," ujar Kukuh melalui siaran pers.

Menjawab Tantangan Produktivitas Hortikultura

Peluncuran Camalus dilakukan di tengah meningkatnya peran subsektor hortikultura terhadap perekonomian nasional. Pada triwulan IV 2025, subsektor ini mencatat pertumbuhan sebesar 3,85 persen secara tahunan. Pemerintah juga terus mendorong hilirisasi melalui peningkatan ekspor hortikultura yang naik 49 persen pada semester pertama 2025.

Komoditas cabai menjadi salah satu penyumbang utama. Produksi cabai besar nasional sepanjang 2025 mencapai 1,72 juta ton atau meningkat sekitar 16,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara konsumsi rumah tangga juga meningkat hampir 7 persen.

Sumatra Utara menjadi salah satu sentra produksi cabai terbesar di Indonesia dengan kontribusi sekitar 12,5 persen produksi nasional. Wilayah tersebut menghasilkan sekitar 214 ribu ton cabai dari luas panen lebih dari 16 ribu hektare.

Meski demikian, produktivitas hortikultura masih menghadapi ancaman serius dari berbagai jenis hama seperti ulat, pengorok daun, kutu kebul, kutu daun, dan thrips. Pada tanaman kubis, misalnya, serangan ulat daun kubis (Plutella xylostella) dapat menyebabkan kehilangan hasil panen hingga 100 persen apabila tidak dikendalikan.

Gabungkan Dua Mekanisme Kerja

Berbeda dengan insektisida konvensional, Camalus mengombinasikan dua bahan aktif, yaitu Tetraniliprole dan Spirotetramat, dalam satu formulasi. Kombinasi tersebut memungkinkan produk bekerja secara sistemik ke seluruh jaringan tanaman melalui pergerakan dua arah, baik ke bagian atas maupun bawah tanaman.

Teknologi tersebut memungkinkan perlindungan terhadap daun, batang, buah, hingga tunas baru sehingga hama yang bersembunyi di berbagai bagian tanaman dapat dikendalikan secara lebih efektif.

Selain itu, Camalus dilengkapi sistem perekat yang membantu insektisida tetap bertahan pada tanaman meski setelah hujan. Produk ini juga dirancang untuk mendukung strategi Pengendalian Hama Terpadu (PHT) karena bekerja efektif pada dosis rendah dan lebih selektif terhadap hama sasaran sehingga dampaknya terhadap musuh alami relatif lebih kecil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...

Aksi Penyampaian Aspirasi Berlangsung di Jakarta

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Aksi Penyampaian Aspirasi B...
DEMONSTRASI

Prancis Perpanjang Jam Malam

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Prancis Perpanjang Jam Malam
Olahraga
Alexandra Eala Akhiri Tren ...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.