Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ATR/BPN Pastikan Pelayanan BPN Jawa Timur Tetap Normal Usai Kegiatan KPK

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 02:28 WIB | Oleh:
ATR/BPN Pastikan Pelayanan BPN Jawa Timur Tetap Normal Usai Kegiatan KPK Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah uang tunai dan barang bukti terkait dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur, di Surabaya.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan pelayanan kepada masyarakat di Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Jawa Timur tetap berjalan normal setelah adanya kegiatan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Terkait pelayanan pertanahan semua tetap berjalan seperti biasa," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol, Uunk Din Parunggi saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Ia memastikan semua pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa, dan masyarakat dihimbau dapat mengakses pelayanan dengan mendatangi kantor secara mandiri.

Uunk berpesan agar masuk yang akan mengurus sertifikat atau dokumen pertanahan tidak mempercayai calo yang menjanjikan kecepatan dalam mengurus dokumen.

"Masyarakat tidak perlu khawatir untuk datang langsung dan nantinya pasti mendapat layanan yang baik, usahakan datang sendiri jangan pakai perantara atau jasa yang menjanjikan percepatan atau kemudahan," ujarnya.

Uunk menambahkan terkait adanya kegiatan KPK di Kanwil BPN Jawa Timur, pihaknya menghormati penyelidikan yang tengah berlangsung dan akan kooperatif jika dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum dalam hal ini KPK.

Uunk menjelaskan bahwa tidak menutup mata, dan serangkaian peristiwa yang terjadi menjadi bahan evaluasi dan introspeksi untuk langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terjadi atau terulang lagi.

"Kami tentu menghormati proses penyelidikan yang dilakukan oleh teman-teman KPK, kami akan kooperatif dan akan mengikuti segala prosesnya," ujarnya.

Sebagai pencegahan, kata dia, para pimpinan juga selalu mengingatkan kepada seluruh jajaran agar melayani masyarakat sesuai prosedur dan tidak ada pungutan di luar ketentuan yang berlaku, serta senantiasa menjaga marwah Kementerian ATR/BPN.

Diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah rekening yang diduga digunakan untuk menampung setoran buat pihak-pihak tertentu di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Timur (Kanwil BPN Jatim).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan lembaga antirasuah tersebut menemukan rekening itu dari penggeledahan Kanwil BPN Jatim pada 24 September 2026 terkait dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Selain ditemukan sejumlah uang dan perhiasan, penyidik juga menemukan sejumlah ATM yang rekeningnya digunakan untuk penampungan dugaan setoran-setoran yang dilakukan oleh Kantah (Kantor Pertanahan) BPN di lingkungan Kanwil Jawa Timur,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Kenaikan Imbal Hasil Dollar...
Nasional
KKP Bangun 5 Kampung Nelaya...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.