Turki Melarang Berlabuh Kapal Pesiar Scarlet Lady dengan 2.000 Penumpang LGBTQ+
📅 Senin, 06 Jul 2026, 18:06 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPerwakilan pemerintah Turki belum memberikan komentar terkait masalah ini.
Homoseksualitas tidak dikriminalisasi di Turki, tetapi homofobia tersebar luas. Bahkan mencapai tingkat pemerintahan tertinggi, dengan Presiden Recep Tayyip Erdoğan , secara teratur menggambarkan orang-orang LGBTQ+ sebagai "penyimpang" dan ancaman bagi keluarga tradisional.
Istanbul Pride dulunya merupakan acara meriah dengan ribuan peserta pawai, tetapi telah dilarang setiap tahun sejak 2015 oleh pemerintah konservatif Turki yang berkuasa.
Pada tahun 2000, menteri pariwisata saat itu meminta maaf setelah polisi mencegah lebih dari 800 turis gay di kapal pesiar memasuki Kuşadası dan reruntuhan Romawi di Efesus yang berdekatan. “Saya harap mereka dapat menyelesaikan perjalanan mereka tanpa masalah,” kata Erkan Mumcu. “Kita tidak boleh melakukan diskriminasi berdasarkan preferensi seksual seseorang.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!