Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! Fenomena Haze Selimuti Pulau Lombok, Jarak Pandang Turun Drastis

📅 Senin, 06 Jul 2026, 19:56 WIB | Oleh:
Waspada! Fenomena Haze Selimuti Pulau Lombok, Jarak Pandang Turun Drastis Doc: Dok. Istimewa
Ket. Jalan bypass Bandara Internasional Lombok dari Lombok Barat ke Lombok Tengah berkabut pukul 07.00 Wita.

MATARAM, NUSA TENGGARA BARAT - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan fenomena haze atau udara kabur saat ini menyelimuti Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebabkan jarak pandang menjadi terbatas hanya satu kilometer saat dini hari.

Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Ari Wibianto mengatakan udara kabur itu terjadi saat musim kemarau akibat rendahnya kelembapan atmosfer membuat debu dan partikel kering melayang ke udara.

"Karena tidak ada hujan, maka partikel-partikel padat tertahan di udara dalam waktu lama. Ketika partikel padat itu sangat padat terbentuklah fenomena haze yang secara fisik mengurangi jarak pandang," ujar dia di Mataram, NTB, Senin (6/7).

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG dalam beberapa hari terakhir, jarak pandang di kawasan Bandara Lombok sempat menurun hingga satu kilometer saat dini hari.

Kondisi jarak pandang terbatas tersebut berangsur membaik ketika intensitas sinar matahari perlahan menguat.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi penurunan jarak pandang kabut asap atau udara kabur. Pengurangan jarak pandang dapat memicu gangguan transportasi dan bahaya kecelakaan lalu lintas.

Ari menuturkan jarak pandang yang menurun dalam beberapa hari terakhir tidak terlepas dari musim kemarau dan padatnya partikel di udara.

"Kami imbau masyarakat agar waspada terhadap potensi kebakaran hutan, lahan, maupun permukiman dengan tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan atau meninggalkan sumber api tanpa pengawasan," ujar dia.

BMKG memperkirakan peluang hujan di seluruh Nusa Tenggara Barat (NTB) kurang dari 10 persen pada awal Juli 2026 seiring daerah tersebut mulai memasuki fase puncak musim kemarau.

Peluang hujan sangat rendah itu turut dipengaruhi oleh penguatan fenomena El-Nino yang saat ini berada dalam kategori moderat dengan indeks +1.61 membuat kemarau terasa lebih kering.

BMKG menetapkan empat daerah berstatus waspada kekeringan meteorologis, yakni Kabupaten Lombok Tengah (Kecamatan Praya Barat); Kabupaten Lombok Timur (Kecamatan Jerowaru, Pringgabaya, Sambelia); Kabupaten Sumbawa (Kecamatan Moyo Utara, Utan), dan Kabupaten Bima (Kecamatan Palibelo serta Tambora). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Daerah
CFD Pontianak Kembali Digel...

Morowali Memanas! 75 TKA Dievakuasi Polisi Usai Bentrokan

41 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Morowali Memanas! 75 TKA Di...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.