Turki Kembangkan Meriam Howitzer Dengan Penggerak SUV
📅 Senin, 04 Mei 2026, 05:07 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
ANKARA - Perusahaan milik negara Turki, MKE, telah memperkenalkan howitzer swa-gerak beroda URAN — sebuah howitzer BORAN 105 mm yang terintegrasi pada sasis SUV.
Dari Defence Blog, sistem tersebut didemonstrasikan menjelang pameran pertahanan SAHA 2026. Menurut pabrikan, URAN memiliki laju tembakan 10-12 peluru per menit.
Jangkauan tembak efektif mencapai hingga 18 km. Sistem ini dilengkapi dengan penyangga hidrolik dan sistem stabilisasi canggih, yang memastikan stabilitas platform di berbagai jenis medan.
MKE memposisikan URAN sebagai bagian dari keluarga BORAN dan menyoroti potensi ekspor lini ini, yang digambarkan sebagai salah satu solusi howitzer Turki yang paling sukses di pasar luar negeri.
Secara konseptual, sistem ini merupakan analog dari Hawkeye AS — sebuah howitzer M20 105 mm yang dipasang pada sasis kendaraan off-road HMMWV M1152, yang mencerminkan tren yang lebih luas menuju platform artileri bergerak ringan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meriam BORAN telah digunakan oleh Angkatan Darat Turki sejak tahun 2021. Meriam ini memiliki kaliber 105 mm, panjang laras 30 kaliber, dan berat total 1.745 kg, termasuk sistem pengendalian tembakan.
Sebagai perbandingan, howitzer L119 AS memiliki bobot yang lebih besar yaitu 1.858 kg.
Waktu pengerahan meriam howitzer Turki kurang dari satu menit. Awaknya terdiri dari lima personel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain digunakan oleh angkatan darat Turki, senjata ini juga dipakai oleh Makedonia Utara dan Bangladesh.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!