Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konsumsi Ikan di Mataram Naik Jadi 55,89 Kg per Kapita, DKP Sebut Kesadaran Masyarakat Meningkat.

📅 Senin, 06 Jul 2026, 19:56 WIB | Oleh:
Konsumsi Ikan di Mataram Naik Jadi 55,89 Kg per Kapita, DKP Sebut Kesadaran Masyarakat Meningkat. Doc: Antara Foto
Ket. Aktivitas pedagang ikan melayani pembeli di Pasar Dasan Agung di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/7).

Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, tingkat konsumsi ikan di Mataram mengalami peningkatan dari 52 per kilogram (kg) per kapita per tahun pada 2024, menjadi 55,89 kg per kapita per tahun pada tahun 2025.

"Tahun 2026, kami targetkan juga tingkat konsumsi ikan bisa meningkat di atas realisasi tahun 2025," kata Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram Leo Amri S di Mataram, Senin.

Menurutnya, peningkatan konsumsi ikan di Kota Mataram di picu banyak faktor antara lain meningkatnya kesadaran masyarakat akan manfaat konsumsi ikan. 

Program kampanye gemar makan ikan (Gemarikan) yang terus digencarkan ke masyarakat baik melalui kelurahan, posyandu, maupun lingkungan pendidikan untuk memberikan edukasi sejak dini terkait manfaat mengonsumsi ikan.
 
Kampanye Gemarikan yang dilakukan itu, untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat ikan sebagai sumber protein, omega-3, vitamin, dan mineral sehingga masyarakat semakin memilih ikan sebagai bagian dari pola makan sehat.

Selain itu, ketersediaan ikan yang semakin baik sehingga pasokan ikan laut dari nelayan maupun ikan air tawar dari budidaya di wilayah Mataram dan daerah sekitarnya semakin stabil dan distribusi hasil perikanan menjadi lebih lancar sehingga ikan lebih mudah diperoleh di sepanjang tahun.

"Harga ikan yang relatif terjangkau dibandingkan sumber protein lain juga memberikan andil dalam peningkatan konsumsi ikan," katanya. 

Leo mengatakan, jika sumber protein seperti daging sapi atau ayam cenderung  mengalami kenaikan harga lebih tinggi sehingga masyarakat beralih mengonsumsi ikan yang lebih ekonomis.

Di sisi lain, tambahnya, peningkatan konsumsi ikan di Kota Mataram juga dipicu karena berkembangnya usaha kuliner berbahan baku ikan. 

Seperti kuliner ikan bakar di sepanjang Pantai Loang Baloq, lalapan pecel lele, ikan nila dan lainnya, serta makin menjamurnya lesehan-lesehan yang menawarkan ikan sebagai menu utama dengan beragam olahan. 

"Semoga sesuai dengan peningkatan kebutuhan masyarakat dan kesadaran konsumsi  akan ikan, tingkat konsumsi ikan di Mataram akan terus naik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.