Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Revalidasi UNESCO, Geopark Belitong Terus Bersolek

📅 Senin, 06 Jul 2026, 15:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Revalidasi UNESCO, Geopark Belitong Terus Bersolek Doc: ANTARA/HO-Kemenpar.
Ket. Menpar Widiyanti Putri Wardhana mengunjungi Belitong Geopark Information Center menjelang proses revalidasi Belitong UNESCO Global Geopark, Minggu (5/7/2026).

JAKARTA – Geopark Belitung bukan cuma menawarkan pemandangan alam yang memanjakan mata, tetapi juga pengalaman wisata yang sarat cerita tentang kekayaan geologi, budaya, dan kehidupan masyarakat setempat.

Dari hamparan batu granit ikonik hingga pantai yang memukau, setiap sudutnya punya daya tarik tersendiri.

Tak heran jika kawasan ini terus menjadi magnet bagi wisatawan sekaligus membuka peluang bagi UMKM, pemandu wisata, dan pelaku ekonomi lokal untuk ikut berkembang bersama pariwisata.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengawal kesiapan taman bumi (geopark) Belitong bersama seluruh pemangku kepentingan di daerah setempat agar optimal menjelang proses revalidasi UNESCO Global Geopark (UGGp) yang akan berlangsung pada 3–7 Agustus 2026.

"Saya berharap pertemuan hari ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai perkembangan tindak lanjut atas seluruh rekomendasi UNESCO, sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih memerlukan dukungan dan percepatan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," kata Widiyanti dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Widiyanti menyampaikan sejumlah aspek yang perlu terus diperkuat, antara lain kelembagaan pengelola geopark, dukungan anggaran, penyelesaian regulasi yang dibutuhkan, kesiapan masyarakat di sekitar geosite, serta penguatan interpretasi dan storytelling pada setiap geosite. Promosi geopark sebagai bagian dari daya tarik wisata juga perlu dikembangkan secara lebih terarah.

Kementerian Pariwisata memberikan dukungan antara lain dilakukan melalui pemasangan rambu di geosite prioritas, penyelenggaraan seminar internasional, serta pembuatan papan informasi dalam dua bahasa di sejumlah geosite. Penggunaan material papan informasi yang tahan terhadap perubahan cuaca, baik hujan maupun panas, turut menjadi perhatian agar fasilitas tidak mudah rusak dan dapat memberikan informasi secara berkelanjutan kepada wisatawan.

Pendampingan juga mencakup pembaruan berkala situs web resmi geopark, integrasi tautan informasi peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terutama terkait potensi hujan, badai, dan gelombang tinggi, serta keberlanjutan program edukasi Geopark Goes to School.

Sebaiknya Anda baca juga:

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memperkuat storytelling di setiap geosite agar kekayaan geologi, alam, budaya, dan kehidupan masyarakat Belitung dapat dipahami secara utuh oleh wisatawan.

Dia juga menekankan seluruh rekomendasi dan saran UNESCO terhadap Belitong UNESCO Global Geopark harus direspons secara serius. Tindak lanjut tidak cukup berhenti pada dokumen administratif, tetapi harus diwujudkan melalui langkah konkret dan perubahan nyata di lapangan.

“Seluruh rekomendasi dan saran UNESCO harus dijawab dengan kerja nyata, tata kelola yang kuat, dan koordinasi yang rapi antara pemerintah daerah, pengelola geopark, komunitas, pelaku wisata, dan masyarakat,” katanya.

Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menyampaikan Pemerintah Kabupaten Belitung terus berupaya memperkuat pengelolaan kawasan Belitong UNESCO Global Geopark agar kembali meraih status hijau dan semakin lestari. Ia mengajak seluruh pihak bekerja bersama untuk mewujudkan tujuan tersebut.

“Ini adalah PR kita untuk bekerja keras, untuk bersama-sama mengembalikan geopark ini menjadi hijau kembali,” kata Djoni.

Belitong telah menyandang status UNESCO Global Geopark sejak ditetapkan dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-211 di Paris, Prancis, pada April 2021.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rona
  Konsep Slow Living Jadi T...
Wimbledon 2026: Osaka Singkirkan Sabalenka,  Djokovic Ukir Rekor Baru

Wimbledon 2026: Osaka Singkirkan Sabalenka, Djokovic Ukir Rekor Baru

06 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Peluang Melemah Terbuka, 6 Juli 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.