Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Ingatkan Wisatawan Waspada Bahaya Ombak Pantai Selatan Yogya

📅 Senin, 06 Jul 2026, 16:30 WIB | Oleh:
Tim SAR Ingatkan Wisatawan Waspada Bahaya Ombak Pantai Selatan Yogya Doc: ANTARA/HO-Humas SAR Yogyakarta
Ket. Personel SAR gabungan bersiap melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Gua Cemara Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Minggu (5/7).

YOGYAKARTA -- Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Yogyakarta mengingatkan masyarakat pesisir maupun wisatawan agar mewaspadai potensi bahaya ombak di pantai selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kami imbau masyarakat dan wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama sepanjang pantai selatan DIY yang memiliki karakter ombak kuat dan arus berbahaya," kata Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis di Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, kewaspadaan bahaya ombak pantai selatan DIY itu agar wisatawan tidak lengah dan menjadi korban kecelakaan laut, menyusul laporan bocah delapan tahun yang terseret ombak di Pantai Gua Cemara, Bantul, Minggu (5/7) siang.

"Karena itu keselamatan harus menjadi prioritas utama," katanya.

Korban bernama Muhammad Bara Rizki Wardana (8), warga Banguntapan, Kabupaten Bantul dilaporkan mengalami kecelakaan laut di Pantai Gua Cemara sekitar pukul 13.27 WIB.

Informasi yang diterima Kantor SAR Yogyakarta, korban tiba di Pantai Gua Cemara sekitar pukul 12.00 WIB, yang kemudian bersama ayah dan adik mencari kepiting di sekitar pantai. Namun tiba-tiba ombak datang dan menyeret korban beserta adiknya.

Ayah korban yang melakukan penyelamatan bisa menyelamatkan adik korban, sementara korban terseret arus, sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada SAR Linmas Wilayah IV untuk melakukan upaya pencarian.

Rio Banupanitis mengatakan seluruh Tim SAR gabungan yang diterjunkan bersama unsur relawan melaksanakan operasi pencarian dengan membagi personel ke dua sektor.

"Pada operasi hari pertama, SRU (search rescue unit) satu melakukan penyisiran ke arah timur sejauh kurang lebih 500 meter dari lokasi kejadian, sedangkan SRU dua menyisir ke arah barat sejauh 500 meter," katanya.

Namun demikian, hingga pukul 17.00 WIB korban belum ditemukan, sehingga operasi pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Senin (6/7) pagi dengan evaluasi serta penyesuaian rencana pencarian sesuai kondisi di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Trump Desak Putin dan Zelen...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.