Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

25 Warga Rote Ndao Disertifikasi! KKP Siapkan Pengelola K-SIGN Profesional

📅 Senin, 06 Jul 2026, 16:52 WIB | Oleh: Tim Redaksi
25 Warga Rote Ndao Disertifikasi! KKP Siapkan Pengelola K-SIGN Profesional Doc: istimewa
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar bimbingan teknis (bimtek) dan sertifikasi terhadap 25 warga lokal yang akan ikut mengelola Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar bimbingan teknis (bimtek) dan sertifikasi terhadap 25 warga lokal yang akan ikut mengelola Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. 

Para peserta merupakan warga Desa Matasio, Desa Serubeba, dan Desa Lakamola, Kecamatan Rote Timur, serta lima orang dari Balai Besar Produksi Garam Kupang. Kegiatan berlangsung di Kota Kupang pada 3–5 Juli 2026, yang isinya berupa pelatihan komunikasi efektif, pengoperasian peralatan produksi garam, teknik produksi garam, keselamatan dan kesehatan kerja, hingga sertifikasi kompetensi.

Direktur Sumber Daya Kelautan, Frista Yorhanita di Jakarta, Senin (6/7), mengatakan program bimbingan teknis dan sertifikasi merupakan bagian dari strategi KKP dalam menyiapkan ekosistem industri garam yang terintegrasi. Mulai dari pembangunan kawasan, penguatan tata kelola, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai penggerak utama industri garam.

"Pembangunan K-SIGN harus diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan kawasan secara profesional. Karena itu, KKP membekali masyarakat dengan pengetahuan, keterampilan, dan sertifikasi kompetensi agar mereka dapat menjadi bagian dari pengelolaan industri garam nasional yang modern dan berdaya saing," ujar Frista. 

Pelatihan ini juga, sambung Frista, menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat lokal agar dapat mengambil peran lebih besar dalam pengembangan K-SIGN. Dengan meningkatnya kompetensi tenaga kerja di sekitar kawasan, manfaat pembangunan tidak hanya tercermin pada peningkatan produksi garam nasional, tetapi juga terbukanya kesempatan kerja, tumbuhnya usaha pendukung, dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat pesisir.

“KKP meyakini bahwa keberhasilan pembangunan K-SIGN tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia yang kompeten,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
BPOM Segera Siapkan Standar...
Nasional
Menbud Siapkan Langkah Perk...
Wimbledon 2026: Osaka Singkirkan Sabalenka,  Djokovic Ukir Rekor Baru

Wimbledon 2026: Osaka Singkirkan Sabalenka, Djokovic Ukir Rekor Baru

06 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Peluang Melemah Terbuka, 6 Juli 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.