Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Punya Nilai Seni dan Sejarah Tinggi, Golok Banten Dipromosikan Jadi WBTb di UNESCO

📅 Jumat, 25 Okt 2024, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Punya Nilai Seni dan Sejarah Tinggi, Golok Banten Dipromosikan Jadi WBTb di UNESCO Doc: ANTARA/HO-Sesdilu Kemlu RI
Ket. Diskusi panel bertema “Golok Banten Goes to UNESCO: Promosi Golok Banten sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia di UNESCO” di Museum Negeri Banten, Kota Serang, Kamis (24/10/2024).

SERANG - Golok Banten dipromosikan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia di Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO)dalam diskusi panel diikuti peserta Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Angkatan 77.

Diskusi panel tersebut untuk mendorong pengajuan Golok Banten sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) Indonesia di UNESCO, mengingat pentingnya warisan budaya ini sebagai simbol kekuatan dan identitas masyarakat Banten.

"Golok Banten memiliki peran penting dalam sejarah Banten melawan kolonialisme, di mana Golok Banten memiliki peran sentral sebagai simbol perlawanan," ujar Anggota DPR RI Bonnie Triyana dalam keterangan di Serang, Jumat (25/10).

Bonnie yang juga Sekretaris Tim Repatriasi Benda Kolonial di Belanda itu, berpengalaman mengembalikan 760 benda cagar budaya ke Indonesia, menekankan pentingnya mentransformasi golok dari simbol kekerasan menjadi simbol kejawaraan yang penuh nilai.

Dalam diskusi tersebut, ia juga menegaskan dukungan publik dalam upaya menjadikan Golok Banten sebagai WBTb Indonesia di UNESCO.

Diskusi yang diselenggarakan di Museum Negeri Banten, Kota Serang tersebut, juga menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai historis dan filosofis Golok Banten kepada publik, khususnya generasi muda.

Selain itu, diskusi telah meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya dan menjalin kerja sama antara komunitas budaya, pemerintah, dan UNESCO dalam proses pengajuan Golok Banten sebagai warisan budaya dunia.

Para pemangku kepentingan sepakat untuk menindaklanjuti dengan menyusun dokumen rencana aksi, yang memuat strategi upaya pengajuan Golok Banten sebagai WBTb Indonesia di UNESCO.

Acara ini juga menampilkan Seni Silat Golok oleh Padepokan Assyifa Serang yang semakin menambah keunikan dan kekayaan budaya yang dipanggung internasional melalui pelestarian budaya yang mendalam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.