Madison Keys Rayakan Hari Kemerdekaan AS dengan Kemenangan di Wimbledon, Williams Bersaudara Mundur
📅 Minggu, 05 Jul 2026, 09:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraLONDON – Madison Keys merayakan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat dengan kemenangan penting di Wimbledon 2026. Keys menyingkirkan unggulan keenam Amanda Anisimova dengan skor 3-6, 6-2, 6-3 dalam duel sesama petenis Negeri Paman Sam di Centre Court, Minggu (5/7) dini hari WIB.
Di sisi lain, kabar kurang menggembirakan datang dari pasangan kakak beradik legendaris Venus Williams dan Serena Williams yang memutuskan mundur dari nomor ganda akibat cedera lutut yang dialami Serena.
Pertandingan yang berlangsung bertepatan dengan peringatan 250 tahun Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat itu mempertemukan dua dari delapan petenis tunggal AS yang masih bertahan di Wimbledon.
Anisimova tampil meyakinkan pada awal pertandingan. Servis kerasnya kembali menjadi senjata utama, seperti saat ia mencatatkan 20 ace pada putaran sebelumnya ketika mengalahkan Sofia Kenin.
Namun, performa tersebut tidak mampu dipertahankan. Masalah pada lemparan bola saat servis dan banyaknya kesalahan forehand membuat Anisimova kehilangan momentum. Ia beberapa kali kehilangan servis pada set kedua, membuka jalan bagi Keys untuk membalikkan keadaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keys yang datang ke Wimbledon dengan modal menjuarai turnamen pemanasan di Eastbourne semakin percaya diri. Unggulan ke-26 itu tampil lebih konsisten dan memenangkan 76 persen poin dari servis pertamanya.
Selain itu, Keys hanya melakukan 23 unforced error, jauh lebih sedikit dibanding 42 kesalahan sendiri yang dibuat Anisimova.
"Itu bukan pertandingan yang menyenangkan bagi saya karena permainan tenis saya tidak berjalan baik. Rasanya sangat sulit," ujar Anisimova usai laga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi Keys, kemenangan tersebut terasa istimewa karena menjadi penampilan pertamanya di Centre Court Wimbledon.
Juara Australia Open 2025 itu mengaku senang akhirnya bisa merasakan atmosfer lapangan utama All England Club.
"Sangat menyenangkan bisa bermain di Centre Court," kata Keys.
Meski demikian, petenis berusia 31 tahun itu menyadari tantangan akan semakin berat pada pekan kedua turnamen. "Pengalaman mengajarkan bahwa setelah melewati rintangan pertama, setiap pertandingan berikutnya terasa seperti sebuah turnamen baru."
Sepanjang kariernya, Keys kini telah 25 kali mencapai pekan kedua turnamen Grand Slam.
Di sektor putra, unggulan keenam Taylor Fritz bangkit setelah kehilangan set pertama untuk mengalahkan petenis Italia Lorenzo Sonego dengan skor 4-6, 6-3, 6-4, 7-6(5).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!