Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Anjlok 22 Persen Sepanjang 2026

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 06:15 WIB | Oleh:
IHSG Anjlok 22 Persen Sepanjang 2026 Doc: istimewa

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) me­lemah 1.923,62 poin atau sekitar 22,25 persen, mencer­minkan tingginya tekanan pasar keuangan di tengah ke­tidakpastian ekonomi global dan domestik. Koreksi tajam tersebut dipicu kombinasi sentimen eksternal dan internal, mulai dari perubahan penilaian indeks glo­bal seperti MSCI hingga depresiasi rupiah yang meningkatkan kekhawatiran investor terhadap stabili­tas ekonomi nasional. 

Kondisi ini menunjukkan pasar cenderung bergerak le­bih hati-hati seiring meningkatnya risiko arus keluar modal asing, tekanan terhadap nilai tukar, dan kekhawatiran ter­hadap prospek pertumbuhan ekonomi ke depan.

Seperti diketahui IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu (13/5) sore. ditutup melemah 135,57 poin atau 1,98 persen ke level 6.723,32. Sebagai perbanding­an, IHSG pada 30 Desember 2025 atau bertepatan dengan hari terakhir perdagangan Bursa Tahun 2025, ditutup me­nguat menguat 2,68 poin atau 0,03 persen ke posisi 8.646,94.

Kepala Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengata­kan koreksi IHSG dipengaruhi sentimen negatif dari kelu­arnya sejumlah saham Indonesia dari indeks MSCI Global Standard Index dan MSCI Global Small Cap Index dalam pengumuman review kuartalan MSCI Mei 2026 pada Selasa (13/5/2026) waktu setempat.

“Dikeluarkannya beberapa saham dari daftar indeks MSCI Global Standards Index dan MSCI Global Small Cap Index pada pengumuman review kuartalan Mei 2026 telah menjadi faktor negatif yang mendorong pelemahan in­deks,” ujar Ratna dalam kajiannya di Jakarta, Rabu (13/5).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Polisi Gerebek Kasino di Ba...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.