Rupiah Hari Ini Kembali Terpukul, Ketidakjelasan Perundingan AS-Iran Picu Tekanan
📅 Rabu, 01 Jul 2026, 17:40 WIB | Oleh: Tim PenulisMelihat sentimen dalam negeri, pasar merespon negatif terhadap rilis data Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) pada Mei 2026 defisit 1,61 miliar dolar AS. Defisit ini merupakan defisit pertama sejak 6 tahun lalu.
“Kondisi defisit itu disebabkan nilai impor yang lebih tinggi dari ekspor, yakni sebesar 24,81 miliar dolar AS, sedangkan ekspor RI 23,20 miliar dolar AS. Ini adalah defisit pertama RI sejak surplus selama 72 bulan beruntun sejak Mei 2020,” ungkapnya.
Adapun inflasi tahunan pada Juni 2026 berada di level 3,34 persen year on year (yoy). Kelompok pengeluaran makanan, perawatan pribadi, hingga transportasi menjadi penyumbang utama inflasi pada periode tersebut.
Realisasi inflasi ini sejalan dengan pergerakan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,27 pada kondisi Juni 2025 menjadi 111,89 pada kondisi Juni 2026 yang menunjukkan peningkatan dalam satu tahun terakhir tetapi tetap berada dalam kisaran target Bank Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah di level Rp17.961 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.899 per dolar AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!