Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Siapkan Bantargebang Jadi Pusat Ekonomi Hijau, Terinspirasi Kesuksesan Industri China

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Siapkan Bantargebang Jadi Pusat Ekonomi Hijau, Terinspirasi Kesuksesan Industri China Doc: Antara
Ket. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono (tengah) saat meninjau aktivitas bisnis di Mizuda Group China, Selasa (30/6).

Kota Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat bertekad mengembangkan wilayah Kecamatan Bantargebang menjadi kawasan ekonomi sirkular yang terinspirasi dari transformasi dan keberhasilan industri berbasis inovasi di China.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat melanjutkan lawatan di China untuk melihat dari dekat aktivitas proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (Waste to Energy/WtE) atau PSEL.

"Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari bagaimana sebuah perusahaan mampu berkembang dari industri tekstil menjadi kelompok usaha yang memiliki lini bisnis di sektor lingkungan," kata Tri dihubungi dari Bekasi, Selasa (30/6).

Menurut Tri, industri berbasis inovasi di China, salag satunya dikembangkan oleh Mizuda Group yang merupakan produsen tekstil.

Menurutnya, dari Mizuda Group ini lah kemudian lahir Wangneng Environment, perusahaan yang kini menjadi salah satu perusahaan pengolah sampah menjadi energi terbesar di China yang juga akan membangun PSEL di Bantargebang dalam waktu dekat.

Dia mengungkapkan bahwa inovasi mampu melahirkan sektor usaha baru yang tetap memiliki keterkaitan dengan bisnis utamanya.

Menurut dia pengalaman tersebut menjadi referensi penting dalam menyiapkan transformasi kawasan Bantargebang. Kehadiran PSEL nanti diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya berbagai industri berbasis ekonomi sirkular yang saling terhubung dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Bekasi juga menjajaki peluang kerja sama antara Mizuda Group dan Dekranasda Kota Bekasi untuk memperkuat industri kreatif khususnya fesyen. Penjajakan tersebut meliputi pengembangan kapasitas desainer muda, peningkatan kualitas produk UMKM, pertukaran pengetahuan hingga pembukaan akses pasar internasional.

"Kota Bekasi memiliki banyak talenta kreatif yang perlu didukung agar mampu bersaing di pasar global. Kami ingin kolaborasi ini menjadi ruang belajar bagi desainer dan pelaku UMKM, sekaligus membuka peluang lahirnya produk-produk fesyen asal Bekasi yang memiliki daya saing internasional," katanya.

Tri juga mengundang Mizuda untuk berinvestasi di Kota Bekasi.

"Bahkan kami berharap mereka dapat mempertimbangkan Bantargebang sebagai lokasi pengembangan industri. Visi kami adalah mengubah kawasan ini menjadi pusat inovasi lingkungan dan kawasan ekonomi hijau," katanya.

"Jadi yang hadir di sana bukan hanya fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga industri yang menciptakan lapangan kerja, menghadirkan transfer teknologi dan menggerakkan perekonomian masyarakat," imbuhnya.

Dia menekankan transformasi Bantargebang harus dilakukan secara menyeluruh. PSEL menjadi fondasi, kemudian diperkuat dengan industri turunan seperti pemanfaatan fly ash dan bottom ash (FABA), investasi baru, pusat inovasi hingga sektor kreatif dan manufaktur yang mendukung ekonomi sirkular.

"Saya ingin lima sampai 10 tahun ke depan, ketika orang mendengar nama Bantargebang, yang terbayang bukan lagi gunungan sampah tapi kawasan yang berhasil bertransformasi menjadi pusat inovasi lingkungan, pusat pertumbuhan ekonomi hijau dan tempat lahir peluang-peluang baru bagi masyarakat Kota Bekasi," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
5 Event Akhir Pekan di Jakarta September 2026: Pameran Anabul Hingga Festival Art Toy

5 Event Akhir Pekan di Jakarta September 2026: Pameran Anabul Hingga Festival Art Toy

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.