Menjadikan Ulos Sebagai Daya Tarik Utama di Indonesia Fashion Week 2026
📅 Selasa, 30 Jun 2026, 23:08 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) meluncurkan tema BTN Indonesia Fashion Week 2026 bertajuk "Ulos Simetria" yang menggambarkan kekayaan wastra, budaya Nusantara sekaligus kreativitas daerah di Indonesia.
"Melalui tema Ulos Simetria, kami ingin menunjukkan bahwa warisan budaya Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang melalui inovasi dan menjadi bagian dari percakapan fashion dunia," ujar Ketua Umum APPMI sekaligus Presiden Indonesia Fashion Week Poppy Dharsono dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menjadi salah satu sorotan utama gelaran pekan mode terbesar di Indonesia yang memperkenalkan kekayaan wastra, budaya, pariwisata, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta potensi ekonomi kreatif daerah kepada audiens nasional maupun internasional.
Poppy juga mengatakan bahwa gelaran IFW, yang sudah berlangsung selama empat belas tahun, terus berkomitmen membangun ekosistem fesyen Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara Dedi Arian Rizki Siregar mengatakan, partisipasi Sumatera Utara sebagai tema utama pagelaran fesyen tersebut merupakan momentum untuk memperkenalkan identitas budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui tema Ulos Simetria, Sumatera Utara tidak hanya menampilkan ulos sebagai produk budaya, tapi, juga menghadirkan narasi mengenai identitas, kreativitas, dan transformasi budaya yang relevan dengan perkembangan industri saat ini.
"Harapannya, partisipasi ini dapat memperkuat citra Sumatera Utara sebagai daerah yang kaya budaya sekaligus terbuka terhadap inovasi dan kolaborasi," ujar Dedi.
BTN Indonesia Fashion Week 2026 akan menghadirkan ratusan desainer, ekshibitor, pelaku UMKM, serta berbagai program pagelaran fesyen, pameran, forum bisnis, gelar wicara, dan aktivitas kolaboratif yang mempertemukan industri, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan mitra internasional dalam satu ekosistem.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!