Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Preview Brasil vs Jepang: Satu Tiket, Dua Ambisi: Pembuktian Karakter Samba Hindari Serangan Samurai Biru

📅 Senin, 29 Jun 2026, 18:58 WIB | Oleh:

Vinicius akan menjadi predator untuk sistem tiga bek dan tiga penyerang 3-4-3 yang diadopsi Jepang selama ini. Dia akan menjadi mata ujian paling sulit yang harus dijawab trio bek tengah pimpinan Hiroki Ito.

Vinicius pun bukan satu-satunya orang yang membuat Brasil amat berbahaya di lini depan. Masih ada Matheus Cunha, Neymar, dan Raphina. Brasil mengerahkan sembilan pemain di lini depan, mungkin yang terbanyak dari 48 tim Piala Dunia 2026.

Sepertinya adagium lama "pertahanan terbaik adalah menyerang" berusaha dipraktikkan tim Brasil versi Ancelotti.

Untuk urusan membuat peluang, Brasil adalah termasuk paling tinggi di Piala Dunia 2026, dengan 40 peluang yang 18 di antaranya tepat sasaran. Bandingkan dengan Jepang, yang membuat 27 peluang dan 9 di antaranya on target.

Namun, Ancelotti, yang selama menjadi pemain berperang sebagai gelandang bertahan bersama AS Roma dan AC Milan serta timnas Italia, juga mementingkan pertahanan.

Dia memiliki dua stopper terbaik di dunia, Gabriel Magalhaes yang menjadi pilar sukses Arsenal menjuarai lagi Liga Inggris setelah 22 tahun menanti dan Marquinhos yang menjadi fondasi sukses Paris Saint Germain di Prancis sampai dua kali berturut-turut mengangkat trofi Liga Champions.

Gabriel juga menjadi pemain Brasil yang paling banyak mengumpan dengan 260 umpan dan paling banyak menuntaskan umpan antarlini dengan 53 umpan.

Duel sengit di semua lini

Bersama Danilo di kanan dan Douglas Santos di kiri, duet pertahanan Brasil itu akan membuat penyerang-penyerang Jepang, termasuk Ayase Ueda yang paling eksplosif, bakal menembus batu karang.

Kalaupun mereka berhasil menghancurkan karang itu, masih ada kiper Alisson Becker, yang menjadi bagian integral untuk sukses Liverpool di Liga Inggris, dalam beberapa tahun terakhir.Meski demikian, Jepang yang tahan banting dan pantang menyerah untuk terus berusaha, tetap menjadi ujian besar untuk sistem bermain Brasil yang selama fase grup memakai pola berbeda-beda, mulai dari menggunakan satu penyerang saat menghadapi Maroko, beralih ke dua penyerang ketika mengalahkan Haiti, hingga memainkan tiga penyerang saat mengakhiri perlawanan Skotlandia.

Satu hal yang konstan dari tim Samba adalah lini belakangnya yang setia pada formasi empat bek.

Berbeda dari tim Samba, Samurai Biru tak pernah bermain dalam sistem di luar pola 3-4-3.

Dalam platform itu, Hiroki Ito menjadi bek tengah tak tergantikan, Ayase Ueda tak pernah menjadi pilihan kedua di lini depan, dan Keito Nakamua serta Daichi Kamada selalu menjadi opsi utama pelatih Hajime Moriyasu di tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Gempa Venezuela: Peru Putus...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Awas! Modus Baru Judol Lewat Komentar Medsos, Tunggangi Piala Dunia 2026, Ini Temuan Kemkomdigi

Awas! Modus Baru Judol Lewat Komentar Medsos, Tunggangi Piala Dunia 2026, Ini Temuan Kemkomdigi

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.