Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jayawijaya Batasi BBM Subsidi, Hanya Kendaraan Berpelat Jayawijaya dan Papua Pegunungan yang Bisa Mengisi.

📅 Senin, 29 Jun 2026, 10:36 WIB | Oleh:
Pemkab Jayawijaya Batasi BBM Subsidi, Hanya Kendaraan Berpelat Jayawijaya dan Papua Pegunungan yang Bisa Mengisi. Doc: Antara Foto
Ket. Plt Kepala Disperindag Kabupaten Jayawijaya Lekius Yikwa diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya terkait strategi dalam pengisian BBM bersubsidi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Disperindag setempat memperkuat sistem pengisian bahan bakar minyak (BBM) berupa hanya kendaraan bernomor polisi Jayawijaya dan Papua Pegunungan (PP) yang dapat mengisi BBM subsidi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diperindag Kabupaten Jayawijaya Lekius Yikwa di Wamena, Minggu mengatakan pihaknya memiliki strategi dalam mengatasi antrean kendaraan dalam mengisi BBM bersubsidi di daerah ini untuk mengatasi antrean yang lama.

“Kami sudah melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan pihak agen penyalur minyak dan solar atau APMS di Jayawijaya, kendaraan yang dapat mengisi BBM subsidi hanya kendaraan bernomor polisi Jayawijaya dan Papua Pegunungan (PP) karena sesuai dengan jatah pemberian BBM subsidi di sini,” katanya.

Menurut dia, sedangkan kendaraan baik roda enam, empat dan dua yang bernomor polisi di Jayawijaya, Papua Pegunungan supaya dapat mengisi BBM non subsidi.

“Hal ini harus kami tegas karena jumlah kendaraan khususnya di Jayawijaya itu telah terdata, dan alokasi pembagian BBM subsidi ke masyarakat dilihat dari jumlah kendaraan bernomor polisi Jayawijaya, Papua Pegunungan yang ada di daerah ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan pemerintah memiliki kewenangan dalam mengatur pendistribusian BBM bersubsidi kepada masyarakat di Jayawijaya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami tentu melakukan segala sesuatu dengan dasar hukum, berkoordinasi dengan Pertamina, dengan harapan BBM bersubsidi ini benar-benar dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat Jayawijaya,” katanya.

Dia menyarankan kepada pemilik kendaraan yang masih bernomor polisi di luar Jayawijaya dan Papua Pegunungan untuk segera mengalihkan kendaraannya ke daerah ini supaya memperoleh BBM bersubsidi.

“Hal ini dilakukan juga untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan di Jayawijaya. Karena dari pajak itu ada yang masuk ke khas Jayawijaya, provinsi maupun pusat,” ujarnya.

Di beberapa APMS di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan masih terlihat mengantre BBM bersubsidi baik bio solar maupun pertalite.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Jeda Internasional Dimanfaatkan PSIM untuk Berbenah Diri

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

30 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...

Antikorupsi Diedukasikan kepada para Aparatur Desa Bogor

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...

Mbappe Terus Tunjukkan Keyakinan Raih Ballon d'Or 2026

50 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Mbappe Terus Tunjukkan Keya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.