Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengapa Keamanan Siber Penting bagi Event Besar? 

📅 Senin, 29 Jun 2026, 12:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengapa Keamanan Siber Penting bagi Event Besar?  Doc: IST

Industri penyelenggaraan acara di Indonesia kini tidak lagi sekadar mengandalkan panggung megah dan deretan tamu undangan. Di balik gemerlap konferensi internasional, konser musik, hingga pameran dagang berskala besar, terdapat lapisan penting yang kerap luput dari perhatian publik: keamanan data dan sistem digital yang menopang seluruh jalannya acara.

Mulai dari sistem registrasi daring, pembayaran tiket digital, hingga jaringan Wi-Fi yang digunakan ribuan pengunjung, setiap elemen digital dalam sebuah event berpotensi menjadi celah bagi serangan siber. 

Ketika satu titik keamanan berhasil ditembus, dampaknya tidak hanya sebatas gangguan teknis, tetapi juga dapat mengakibatkan kebocoran data, kerugian finansial, hingga menurunnya kepercayaan peserta dan penyelenggara.

Mengapa Event Besar Jadi Target Empuk Peretas 

Event berskala besar memiliki karakteristik yang membuatnya menjadi target menarik bagi pelaku kejahatan siber. Dalam waktu singkat, penyelenggara harus memproses data dalam jumlah besar, mulai dari informasi pribadi peserta, data pembayaran, hingga akses ke sistem internal milik vendor dan mitra.

Di sisi lain, banyak event mengandalkan infrastruktur digital yang dibangun secara cepat dan bersifat sementara, seperti aplikasi check-in, jaringan internet khusus acara, maupun integrasi dengan layanan pembayaran pihak ketiga. 

Karena fokus utama sering tertuju pada kelancaran operasional, logistik, dan pengalaman pengunjung, aspek keamanan siber kerap menjadi prioritas belakangan. Padahal, kondisi inilah yang justru menciptakan celah yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku serangan siber.

Jenis Ancaman yang Paling Sering Mengintai 

Beberapa pola serangan yang umum ditemukan pada event berskala besar antara lain:

  • Kebocoran data peserta lewat sistem registrasi yang tidak terenkripsi dengan baik

  • Serangan DDoS yang membuat situs pendaftaran atau pembayaran tiket lumpuh mendadak

  • Wi-Fi palsu (rogue access point) yang dipasang di area venue untuk mencuri data pengunjung

  • Phishing yang menyasar panitia maupun sponsor lewat email palsu terkait acara

  • Akses ilegal ke sistem POS yang digunakan untuk transaksi di area bazar atau merchandise

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Selesai di Swiss, AS-Iran D...

Bidikan Baru Keir Starmer: Sekjen NATO

22 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Bidikan Baru Keir Starmer: ...

BPJS Kesehatan Dorong Gaya Hidup Sehat

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPJS Kesehatan Dorong Gaya ...

Menekraf Apresiasi Sineas Muda Perempuan Berbakat

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menekraf Apresiasi Sineas M...
Daerah
PT KAI Catat KA Mutiara Sel...
Daerah
Bangka Belitung Perlu Memil...
Megapolitan
DPR RI Dorong Bareskrim Pol...

Magang Nasional, Jalan Pintas Apalagi Ini

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Magang Nasional, Jalan Pint...

Piala Dunia, Perang Urat Saraf Berasil dan Jepang Makin Ramai

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Perang Urat Sa...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.