Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Menekraf Apresiasi Sineas Muda Perempuan Berbakat

31 Senin, 29 Jun 2026, 15:00 WIB | Oleh:
Menekraf Apresiasi Sineas Muda Perempuan Berbakat Menekraf Apresiasi Sineas Muda Perempuan Berbakat Doc: Dok Istimewa
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya (kanan) dan Pendiri Langit Pictures, Ferly Halim

JAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, memberikan apresiasi kepada sineas muda sekaligus pendiri Langit Pictures, Ferly Halim, atas kiprahnya membangun rumah produksi independen dan menghadirkan film keluarga berjudul Takkan Kubiarkan Kau Menangis.

Pertemuan antara Menteri Ekonomi Kreatif dan Ferly Halim tersebut berlangsung pada Selasa (23/6) lalu di Gedung Kemenekraf RI, Jakarta. Pertemuan berjalan dalam suasana diskusi hangat mengenai perkembangan industri kreatif dan masa depan perfilman Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ferly menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi pelaku industri film khususnya rumah produksi independen berupaya menghadirkan karya berkualitas di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif.

Di usia yang masih muda, Ferly Halim menempati posisi yang terbilang unik di industri perfilman nasional. Selain berperan sebagai sutradara, ia juga membangun dan mengelola rumah produksinya sendiri melalui Langit Pictures.

Posisi tersebut membuat tanggung jawab yang diemban tidak hanya terbatas pada proses kreatif. Tetapi juga meliputi aspek bisnis seperti distribusi, promosi, pemasaran, hingga strategi agar film yang diproduksi dapat menjangkau masyarakat secara luas.

Bagi Ferly, film bukan hanya media hiburan, melainkan sarana edukasi yang mampu menyampaikan pesan secara emosional dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, ia mengangkat persoalan hubungan orang tua dan anak, terutama antara generasi milenial sebagai orang tua dan generasi Z sebagai anak.

Menurut dia, keluarga merupakan tempat pertama seorang anak belajar tentang kehidupan. Nilai-nilai, karakter, hingga cita-cita besar seseorang berawal dari rumah.

“Kadang kita lebih mudah menunjukkan perhatian dan kasih sayang kepada orang lain dibandingkan kepada keluarga sendiri. Padahal rumah adalah tempat pertama lahirnya mimpi, harapan, dan masa depan seorang anak,” kata Ferly Halim.

Film tersebut dihadirkan sebagai refleksi mengenai pentingnya komunikasi di dalam keluarga. Melalui cerita diangkat, Ferly berharap masyarakat dapat kembali menyadari pentingnya hubungan sehat antara orang tua dan anak sebagai fondasi pembentukan generasi masa depan.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasinya terhadap perjuangan Ferly Halim yang dinilai mampu menunjukkan semangat dan konsistensi dalam berkarya.

Di tengah berbagai tantangan industri, terutama terkait akses layar dan distribusi film nasional. Keberhasilan seorang sineas muda membangun rumah produksi sendiri dinilai menjadi pencapaian yang patut mendapat perhatian.

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis dijadwalkan tayang secara nasional pada 16 Juli 2026 di jaringan bioskop XXI. Penayangan nasional tersebut menjadi langkah penting bagi Langit Pictures sebagai rumah produksi independen yang mencoba menghadirkan karya dengan pesan sosial dan edukatif.

Menteri Ekonomi Kreatif juga menyampaikan rasa bangga terhadap Ferly Halim sebagai perempuan muda yang mampu membangun karya, sekaligus mengembangkan perusahaan kreatifnya sendiri.

Menurut dia, semakin banyak generasi muda yang berani berkarya dan membangun usaha di sektor kreatif. Maka semakin kuat pula fondasi ekonomi kreatif Indonesia di masa mendatang.

Pemerintah, melalui Kementerian Ekonomi Kreatif, juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pertumbuhan rumah produksi nasional. Agar mampu berkembang dan berkompetisi secara sehat di industri perfilman.

Selain itu, penguatan ekosistem perfilman nasional juga terus didorong. Termasuk upaya memperluas jumlah layar bioskop di berbagai daerah sehingga akses masyarakat terhadap film Indonesia dapat semakin terbuka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Pemkot Bekasi Segera Bangun "Flyover" Bulak Kapal

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Segera Bangun...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.