Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Magang Nasional, Jalan Pintas Apalagi Ini

📅 Senin, 29 Jun 2026, 14:48 WIB | Oleh:
Magang Nasional, Jalan Pintas Apalagi Ini Doc: ist
Ket. apakah mau mengikuti magang?

JAKARTA – Untuk mengatasi Angkatan kerja yang makin banyak, diluncurkan program magang nasional. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menilai program Magang Nasional (MagangHub) dapat membawa lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi untuk bisa langsung terserap ke dunia kerja profesional.

“Program ini juga merupakan jembatan nyata bagi mahasiswa yang baru lulus kuliah untuk dapat langsung bekerja dan langsung dapat memperoleh penghasilan,” kata Seskab Teddy dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Ia menilai, pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah yang besar dalam sektor ketenagakerjaan, khususnya upaya agar para angkatan kerja muda bisa segera masuk ke dunia industri.

Menurut dia, program Magang Nasional yang sudah berjalan sejak tahun lalu merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi tantangan tersebut.

“Jadi intinya adalah mahasiswa-mahasiswa yang sudah lulus kuliah, khususnya S1, itu bisa langsung magang-bekerja selama enam bulan,” kata Teddy.

“Kemudian mendapatkan penghasilan (uang saku) yang signifikan, di antara Rp3,5 juta sampai bahkan ada yang Rp6 juta, tergantung lokasi mereka bekerja, karena sesuai upah minimum kabupaten/kota tempat mereka bekerja,” imbuhnya.

Pelaksanaan Magang Nasional angkatan pertama atau tahun 2025 pun ia nilai mendapatkan antusiasme yang cukup besar bagi para lulusan perguruan tinggi.

Oleh karena itu, jumlah peserta program ini pada tahun 2026 pun resmi diperluas menjadi 150 ribu orang, dan program magang ditargetkan untuk dimulai pada awal Agustus.

“Jadi mudah-mudahan program ini akan semakin besar, karena tahun lalu (kuota peserta) 100 ribu (orang) dan tahun ini 150 ribu (orang), bisa langsung dirasakan oleh para alumni-alumni universitas,” ujar Seskab Teddy.

Sementara itu, kuota peserta pada periode (batch) pertama dari Magang Nasional 2026 adalah sebanyak 50 ribu orang, dengan pendaftarannya akan dibuka pada 15-28 Juli mendatang.

Dari sisi mitra industri, perusahaan memiliki waktu hingga 15 Juli untuk melakukan pendaftaran dan melewati tahapan verifikasi sebagai mitra penyelenggara Magang Nasional tahun ini.

Setelah periode pendaftaran peserta rampung pada 28 Juli, para calon peserta Magang Nasional 2026 akan diverifikasi dan diseleksi pada 29 Juli hingga 5 Agustus.

Peserta yang lolos program ini nantinya diumumkan pada 7 Agustus, dan hari pertama Magang Nasional 2026 batch I resmi dimulai pada 10 Agustus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.