Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Yogyakarta Ajak Mahasiswa Raih Financial Freedom Sebelum Usia 50 Tahun, Tekankan Pentingnya Soft Skill

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wali Kota Yogyakarta Ajak Mahasiswa Raih Financial Freedom Sebelum Usia 50 Tahun, Tekankan Pentingnya Soft Skill Doc: Antara
Ket. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menjadi pembicara dalam seminar Career Development bertajuk "The Professional Compass: Navigating Mental Wellness and Career Survival", di Kampus UMY, Yogyakarta, Sabtu (27/6).

Yogyakarta - Wali Kota (Walkot) Yogyakarta Hasto Wardoyo mengajak mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk merancang masa depan dengan menargetkan kebebasan finansial atau financial freedom sebelum memasuki usia 50 tahun.

"Harusnya sebelum usia 50 tahun itu sudah bebas finansial. Sudah tidak memikirkan lagi untuk makan hari ini, besok, atau lusa. Semua itu seharusnya sudah selesai," kata Hasto di hadapan ratusan mahasiswa dalam seminar Career Development bertajuk "The Professional Compass: Navigating Mental Wellness and Career Survival", di Kampus UMY, Yogyakarta, Sabtu (26/6).

Hasto menekankan pentingnya kemandirian ekonomi bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan.

Ia menjelaskan bahwa kebebasan finansial yang dimaksud bukan sekadar menumpuk kekayaan, melainkan memiliki sumber pendapatan pasif yang mampu menopang kebutuhan hidup tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pekerjaan aktif.

Menurut Hasto, target itu menjadi krusial, mengingat Daerah Istimewa Yogyakarta mulai memasuki fase aging population atau penuaan penduduk. Jika generasi muda tidak mempersiapkan kemandirian sejak dini, hal tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Hasto juga menyoroti pentingnya penguasaan soft skill dalam meniti karier. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan di dunia profesional saat ini lebih banyak ditentukan oleh kemampuan beradaptasi, komunikasi, dan empati dibandingkan dengan penguasaan hard skill.

"Selama kuliah, mahasiswa mungkin mendapatkan 90 persen hard skill dan 10 persen soft skill. Namun di dunia kerja, komposisinya berbalik; 80 persen keberhasilan ditentukan oleh soft skill," kata dokter spesialis kandungan tersebut.

Ia menegaskan bahwa soft skill yang mumpuni harus didasari oleh kompetensi teknis yang kuat. Keduanya harus berjalan beriringan agar lulusan perguruan tinggi mampu bersaing di tengah dinamika pasar kerja yang semakin kompetitif.

Selain itu, Hasto mendorong mahasiswa untuk berani bermimpi besar, keluar dari zona nyaman, dan menerapkan creative tension, yakni menjadikan jarak antara kondisi saat ini dengan cita-cita sebagai motivasi untuk terus bertransformasi.

Dia menganalogikan proses pengembangan diri seseorang seperti metamorfosis, yang idealnya melalui tiga tahapan acquisition (perolehan pengetahuan), competence (pembangunan kompetensi), hingga proficiency (pencapaian kemahiran).

Menutup paparannya, Hasto berpesan agar mahasiswa aktif terlibat dalam organisasi kemahasiswaan guna mengasah kemampuan kepemimpinan dan jejaring sosial.

"Mahasiswa UMY nanti kalau lulus jangan sampai yang bertambah hanya berat badannya, tetapi keterampilannya tidak bertambah. Ambil peran sebagai generasi penggerak pembangunan dan manfaatkan bonus demografi untuk memajukan Indonesia," katanya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
AS Luncurkan Program Rudal ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Rekomendasi Acara Akhir Pekan, Ada Kumpul Bocah di TMII dan Malam Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI

Rekomendasi Acara Akhir Pekan, Ada Kumpul Bocah di TMII dan Malam Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI

27 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.