Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kabupaten Batang Pastikan Pengadaan Seragam Sekolah Gunakan BOSDa

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Batang Pastikan Pengadaan Seragam Sekolah Gunakan BOSDa Doc: ANTARA
Ket. Bupati Batang, Faiz Kurniawan, sedang membagikan susu kemasan kotak pada para siswa sekolah dasar di Batang, belum lama ini.

BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memastikan pengadaan seragam sekolah untuk siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) pada tahun ini menggunakan skema bantuan operasional sekolah daerah (BOSDa) senilai Rp3,8 miliar yang langsung ditransfer ke rekening sekolah.

Bupati Batang, Faiz Kurniawan, di Batang, Minggu (28/6), mengatakan bahwa mekanisme belanja seragam sekolah gratis ini sepenuhnya berada di tangan pihak sekolah bukan di pemerintah daerah maupun dinas terkait.

"Sebenarnya saya maunya langsung diberikan kepada murid dalam bentuk uang tetapi ternyata tidak memungkinkan secara regulasi sehingga memakai mekanisme BOSDa yang langsung ke sekolah-sekolah," katanya.

Ia mengatakan seragam gratis yang difasilitasi oleh pemerintah daerah adalah seragam nasional dan seragam khas tertentu bukan pakaian seragam jenis batik.

"Pakaian seragam untuk siswa SD kita berikan putih-merah dan siswa SMP berupa seragam putih-hijau, jadi bukan batik," katanya.

Terkait kekhawatiran publik mengenai monopoli vendor besar untuk pakaian seragam sekolah itu, Faiz Kurniawan mengatakan pihaknya elah mengeluarkan surat edaran khusus yang berisi mewajibkan sekolah melakukan pengukuran baju secara langsung per siswa agar pakaian yang diterima pas dipakai.

"Sebenarnya saya berharap itu dari sekolah melibatkan penjahit sekitar untuk mengukur seragamnya agar pas dipakai," katanya.

Meski mendorong adanya dampak ekonomi berganda (multiplier effect) bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan penjahit, ia mengingatkan prioritas utama pemerintah pada kualitas dan ketepatan waktu distribusi pakaian seragam agar tidak mengganggu hari pertama siswa masuk sekolah.

"Saya menjaga, satu kualitas produknya makanya dikasih requirement standarnya harus yang atasan katun dan yang bawah saya agak lupa itu bahannya serta enggak boleh lama-lama atau upayakan di minggu pertama ketika masuk seragam sudah didistribusikan kepada siswa baru," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Brimob Polda Jawa Tengah Pa...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Balap Kapal dan Lomba Mancing untuk Meriahkan HUT Polri di Kepulauan Seribu

Balap Kapal dan Lomba Mancing untuk Meriahkan HUT Polri di Kepulauan Seribu

27 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.