Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bezzecchi Juara Seri Pembuka MotoGP Thailand, Marquez Gagal Finis Akibat Masalah Roda

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 18:43 WIB | Oleh:
Bezzecchi Juara Seri Pembuka MotoGP Thailand, Marquez Gagal Finis Akibat Masalah Roda Doc: AFP
Ket. Marco Bezzecchi.

BURIRAM — Marco Bezzecchi menandai awal musim dengan gemilang setelah menjuarai seri pembuka MotoGP 2026 di Buriram, Thailand, Minggu (1/3). Start dari pole position, pebalap Aprilia itu memimpin sejak lampu padam hingga finis, sementara juara bertahan Marc Marquez tersingkir dramatis akibat kerusakan roda.

Bezzecchi tampil dominan sepanjang balapan di Sirkuit Buriram. Ia tak memberi celah bagi para pesaingnya dan mengunci podium teratas, diikuti Pedro Acosta (KTM) di posisi kedua serta Raul Fernandez (Trackhouse) di urutan ketiga.

Bagi Marquez, balapan ini menjadi pukulan telak. Pebalap Ducati itu tengah memburu gelar dunia kedelapan yang akan menyamai rekor sepanjang sejarah. Namun, saat berada di posisi keempat dengan lima lap tersisa, ia melebar di sebuah tikungan. Guncangan keras membuat ban belakangnya terlepas dan velg mengalami kerusakan parah. Balapannya pun berakhir prematur.

Kemenangan ini sekaligus menjadi penebusan sempurna bagi Bezzecchi setelah sehari sebelumnya terjatuh pada lap kedua sprint race. Sepanjang akhir pekan, pebalap Italia itu memang menunjukkan kecepatan impresif. Ia menjadi yang tercepat di tiga sesi latihan bebas dan memecahkan rekor lap saat kualifikasi.

Ini juga menjadi kemenangan grand prix ketiganya secara beruntun sejak musim lalu.

“Kemarin itu kesalahan kecil dengan konsekuensi besar, jadi hari ini penting untuk bangkit,” ujar Bezzecchi. “Ritme saya bagus dengan ban medium. Kami bekerja sangat baik sepanjang akhir pekan, jadi saya tahu bisa cepat jika memimpin. Saya berusaha maksimal untuk start yang bagus dan motor terasa sempurna.”

Sebelum akhir pekan balapan, Marquez mengakui masih merasakan dampak cedera bahu yang membuatnya absen dalam empat seri terakhir musim lalu. Pebalap 33 tahun itu sempat tercecer di awal lomba sebelum perlahan merangsek kembali ke barisan depan dan membuka peluang podium.

Ia bahkan mulai mempersiapkan manuver untuk menyalip Acosta dan Fernandez sebelum insiden terjadi. Beruntung, ia tidak terlempar dari motor, meski kerusakan roda memastikan dirinya gagal finis.

Acosta menuntaskan akhir pekan gemilang dengan finis kedua. Sehari sebelumnya ia memenangi sprint race setelah Marquez harus memberinya jalan di lap terakhir akibat penalti.

“Kami harus senang karena semuanya berjalan sangat baik,” kata Acosta. “Terima kasih untuk semua yang mendukung saya, karena tahun lalu awal musim tidak seperti yang saya impikan.”

Fernandez sebenarnya tampak aman di posisi kedua sebelum masalah pada motornya di lap-lap akhir membuatnya disalip Acosta. “Cukup sulit, terutama lima atau enam lap terakhir. Saya mencoba maksimal, tetapi ban belakang sudah benar-benar habis,” ujarnya.

Juara dunia 2024, Jorge Martin, finis keempat setelah musim lalu pertahanan gelarnya terganggu cedera. Ai Ogura melengkapi lima besar, disusul Fabio Di Giannantonio dan Brad Binder.

Sementara itu, Alex Marquez gagal finis akibat kecelakaan di akhir lomba. Adapun dua kali juara dunia 2022 dan 2023, Francesco Bagnaia, harus puas di posisi kesembilan setelah start dari grid ke-13.

Hasil ini menempatkan Acosta di puncak klasemen sementara setelah seri pertama, unggul tipis atas Bezzecchi dalam perebutan awal gelar musim ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Bandara Riyadh Ditutup, Sel...
Ekonomi
Tanjung Perak Jadi Pelabuha...
Ekonomi
Rupiah Dibayangi Pelemahan ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.