Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penduduk Lansia Sumbar Tembus 12 Persen, Apa Dampaknya bagi Daerah.

📅 Senin, 01 Jun 2026, 11:52 WIB | Oleh:
Penduduk Lansia Sumbar Tembus 12 Persen, Apa Dampaknya bagi Daerah. Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah warga lanjut usia (lansia) memainkan Talempong Pacik yakni sebuah alat musik tradisional di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mengungkapkan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di provinsi setempat terus meningkat dari 10,46 persen pada 2020 naik menjadi 12,01 persen pada 2025.

"Survei penduduk antarsensus atau Supas 2025 mempertegas adanya penuaan penduduk di Provinsi Sumatera Barat," kata Kepala BPS Sumbar Nurul Hasanudin di Kota Padang, Senin.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS terkait hasil survei penduduk antarsensus atau Supas 2025. Mengacu pada standar internasional suatu negara dikategorikan memasuki fase ageing population atau penuaan penduduk apabila proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas mencapai sedikitnya 10 persen.

Hasanudin menjelaskan dinamika penuaan penduduk menunjukkan variasi yang cukup besar antarwilayah kabupaten dan kota di Sumbar. Berdasarkan Supas 2025, Kabupaten Tanah Datar memiliki persentase penduduk lansia tertinggi yaitu 15,93 persen.

Di tempat kedua ditempati Kabupaten Agam dengan persentase 14,61, dan Kota Sawahlunto 13,09 persen. Sebaliknya, persentase penduduk lansia terendah terdapat di Kabupaten Kepulauan Mentawai 7,99 persen, Kabupaten Pasaman Barat 8,69 persen, dan Kabupaten Dharmasraya 9,32 persen.

Survei BPS sekaligus memberikan gambaran mengenai sumber utama perolehan uang atau barang penduduk lansia. Sebagian besar lansia di Ranah Minang memperoleh uang atau barang dari keluarga dengan proporsi sebesar 49,66 persen.

Sumber penghidupan dari pendapatan atau pekerjaan menjadi sumber utama berikutnya dengan proporsi sebesar 35,39 persen. Selain itu, lansia mengandalkan uang pensiun 10,68 persen, jaminan sosial atau bantuan sosial 2,36 persen dan lainnya satu persen. Sementara itu, kontribusi dari tabungan dan investasi tercatat paling rendah yakni 0,92 persen.

"Berdasarkan hasil survei Supas 2025 menunjukkan Provinsi Sumbar sudah berada pada fase penuaan penduduk (ageing population) dengan persentase penduduk lansia sebesar 12,01 persen," tambah dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.