Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentrans Sebut Transmigrasi Lahirkan Ribuan Desa Bangun Indonesia

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 21:58 WIB | Oleh:
Mentrans Sebut Transmigrasi Lahirkan Ribuan Desa Bangun Indonesia Doc: Dokumentasi Humas Kementrans
Ket. Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara

JAKARTA - Menteri Transmigrasi (Mentrans), M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan program transmigrasi yang ada selama ini telah melahirkan ribuan desa. Menurut dia, jejak panjang program transmigrasi telah membentuk ribuan desa, ratusan kabupaten, hingga sejumlah provinsi untuk membangun Indonesia.

Hingga kini, kawasan transmigrasi telah berkembang menjadi 1.567 desa, 466 kecamatan, 116 kota dan kabupaten, dan 3 provinsi. Hal ini telah menjadikannya salah satu fondasi penting pembangunan wilayah di Indonesia.

“Selama ini orang mengenal transmigrasi hanya sebagai program memindahkan penduduk. Padahal kontribusinya jauh lebih besar, transmigrasi telah melahirkan lebih wilayah administratif yang definitif," kata Menteri Iftitah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (28/6).

Menteri Iftitah menjelaskan, ketiga provinsi tersebut adalah Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan tumbuh dari kawasan-kawasan transmigrasi. Sejak pertama kali dilaksanakan, program transmigrasi juga telah memfasilitasi perpindahan sekitar 9,1 juta jiwa.

Perpindahan penduduk tersebut kemudian menjadi penggerak lahirnya permukiman, pusat-pusat ekonomi, serta pemerintahan baru di berbagai wilayah Indonesia. Kementrans mencatat hingga kini telah ada 154 kawasan transmigrasi tersebar di seluruh Indonesia, kecuali di Jawa dan Bali.

“Transmigrasi telah membuka kawasan-kawasan baru yang kemudian berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus pusat pemerintahan. Ini menunjukkan bahwa transmigrasi memiliki peran strategis dalam membangun Indonesia,” ucap dia.

Menteri Iftitah memaparkan capaian tersebut menjadi pijakan untuk mentransformasi kebijakan transmigrasi agar relevan dengan tantangan pembangunan masa depan. Fokus Pemerintah menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menarik investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau dulu fokusnya distribusi penduduk, sekarang fokus kita adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi. Ukuran keberhasilannya bukan lagi berapa orang yang dipindahkan, tetapi berapa banyak masyarakat yang bisa disejahterakan,” ujar dia.

Menteri Iftitah menambahkan, pembangunan kawasan transmigrasi kini dilakukan secara terpadu. Dengan mengintegrasikan permukiman, kawasan industri, pertanian modern, pendidikan, layanan kesehatan, serta investasi agar manfaat ekonominya tumbuh secara berkelanjutan.

“Dahulu transmigrasi membuka wilayah baru, hari ini tugas kita adalah menjadikan kawasan-kawasan itu sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru. Di sanalah investasi tumbuh, lapangan kerja tercipta, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Itulah wajah baru transmigrasi Indonesia,” pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Nasional
Mensos Ajak Warga Aktif Kor...
Luar Negeri
Kepulauan Pasifik Terancam ...
Nasional
Wamendiktisaintek Sebut Tem...

BNPB: Kualitas Udara Kalbar Berbahaya

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB: Kualitas Udara Kalbar...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.