Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendagri Buka Festival Fulan Fehan IV di Belu, Targetkan Jadi Ajang Internasional

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 10:40 WIB | Oleh:
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan IV di Belu, Targetkan Jadi Ajang Internasional Doc: Kemendagri
Ket. Menteri Dalam Negeri membuka Festival Fulan Fehan IV di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (27/6/2026). Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan tihar, alat musik tradisional khas Belu, yang menjadi simbol dimulainya rangkaian kegiatan budaya tersebut.

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri membuka Festival Fulan Fehan IV di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (27/6/2026). Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan tihar, alat musik tradisional khas Belu, yang menjadi simbol dimulainya rangkaian kegiatan budaya tersebut.

Festival tahun ini menghadirkan tarian kolosal bertema Dance for Friendship yang menggambarkan persahabatan antara Indonesia dan Timor-Leste. Pertunjukan digelar di hamparan padang savana Fulan Fehan yang menjadi panggung alami dengan latar perbukitan serta panorama Gunung Lakaan.

"Dengan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Festival Fulan Fehan yang keempat tahun 2026, saya nyatakan resmi dibuka," ujar Menteri Dalam Negeri.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri mengaku baru pertama kali menyaksikan Festival Fulan Fehan secara langsung. Ia menilai konsep pertunjukan yang memanfaatkan bentang alam sebagai panggung utama memberikan pengalaman berbeda dibandingkan berbagai pertunjukan kolosal yang selama ini diselenggarakan di stadion atau arena buatan manusia.

"Di satu tempat yang bukan dibangun oleh manusia. Di tempat padang rumput savana yang indah ini, berbukit-bukit, di sekitarnya ada Gunung Lakaan yang indah, udara yang indah, bukan buatan manusia, tapi Tuhan Yang Maha Kuasa," katanya.

Ia mengatakan keindahan alam Belu merupakan anugerah yang harus dijaga sekaligus dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata budaya. Menurutnya, Festival Fulan Fehan menjadi bukti bahwa kekayaan alam dapat dipadukan dengan seni dan budaya untuk menghadirkan pertunjukan yang memiliki daya tarik tinggi.

Festival tersebut juga menampilkan tarian khas empat suku yang bersatu dalam satu pertunjukan bertema persahabatan. Menteri Dalam Negeri menilai tema tersebut selaras dengan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya membangun persahabatan dibandingkan menciptakan permusuhan.

"One thousand friends are not enough. One enemy is already too many. Empat suku bergabung menjadi satu, berdansa bersama-sama, menjadi sahabat-sahabat, persahabatan yang baik," ungkapnya.

Ia menambahkan, kehadiran delegasi dari Timor-Leste dan Australia semakin memperkuat makna festival sebagai ruang diplomasi budaya. Melalui seni, budaya, dan tradisi lokal, hubungan persahabatan antarmasyarakat lintas negara diharapkan semakin erat.

"Melalui festival ini, saya bangga menjadi bagian dan bisa menyaksikan, saksi sejarah di Belu, NTT, dengan seni dan budayanya. Baik tenun yang sudah ribuan tahun, tarian yang beragam, bahasa yang berbeda, tapi tetap dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Menutup sambutannya, Menteri Dalam Negeri berharap Festival Fulan Fehan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menarik lebih banyak wisatawan pada penyelenggaraan berikutnya. Ia optimistis festival tersebut memiliki potensi berkembang menjadi agenda budaya bertaraf internasional.

"Semoga tahun depan atau di tahun berikutnya, Festival Fulan Fehan akan menjadi festival internasional," pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Belu Willybrodus Lay, Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian, Wakil Kepala Staf Kepresidenan Republik Timor-Leste Graziela Fatima Liu Soares, Sekretaris Negara Bidang Seni dan Kebudayaan Republik Timor-Leste Jorge Cristovao, serta Wali Kota Darwin, Australia, Peter Styles.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.