Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Senegal dan Irak Berebut Peluang Terakhir Menuju Babak Gugur Piala Dunia 2026

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 07:00 WIB | Oleh:
Senegal dan Irak Berebut Peluang Terakhir Menuju Babak Gugur Piala Dunia 2026 Doc: AFP
Ket. Ilustrasi pertandingan timnas Irak.

TORONTO, KANADA — Senegal menghadapi laga hidup-mati ketika bertemu Irak pada pertandingan terakhir Grup I Piala Dunia 2026. Kemenangan menjadi harga mati bagi Lions of Teranga jika ingin menjaga peluang lolos ke babak 32 besar melalui jalur delapan tim peringkat ketiga terbaik.

Pertarungan di BMO Field, Toronto, Sabtu (27/6) dini hari WIB menjadi kesempatan terakhir bagi Senegal untuk memperpanjang langkah mereka di turnamen yang berlangsung di Amerika Utara. Kekalahan atau hasil imbang hampir pasti membuat mereka tersingkir lebih awal dari ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

Datang sebagai salah satu kekuatan utama Afrika, Senegal sebelumnya diprediksi mampu memberikan perlawanan serius di Grup I. Namun, perjalanan mereka justru penuh hambatan dan kesalahan yang datang dari diri sendiri.

Menghadapi Prancis, Senegal sempat tampil menjanjikan. Mereka mampu memberikan tekanan pada sang juara dunia 2018, terutama di babak pertama. Namun, kegagalan memaksimalkan peluang membuat momentum berpindah setelah Kylian Mbappe tampil gemilang dan membawa Prancis membalikkan keadaan.

Masalah semakin besar ketika Senegal berhadapan dengan Norwegia. Lini belakang yang rapuh membuat mereka harus menerima kekalahan 2-3. Kalidou Koulibaly menjadi sorotan setelah melakukan sejumlah kesalahan dan akhirnya ditarik keluar pada menit ke-72.

Hasil tersebut membuat Senegal berada dalam posisi sulit. Mereka kini menempati dasar klasemen mini tim peringkat ketiga, sehingga membutuhkan kemenangan besar atas Irak untuk memperbesar peluang lolos.

Pelatih Pape Thiaw juga harus mencari solusi atas masalah pertahanan. Senegal kebobolan tiga gol dalam tiga dari empat pertandingan terakhir mereka di berbagai ajang, termasuk laga persahabatan. Mereka hanya mampu mencatat satu clean sheet dalam periode tersebut saat bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi.

Di sisi lain, Irak datang dengan tekanan yang tidak kalah berat. Lions of Mesopotamia baru mencetak satu gol dalam dua kekalahan melawan Norwegia (1-4) dan Prancis (0-3). Namun, mereka melihat kelemahan pertahanan Senegal sebagai celah yang bisa dimanfaatkan.

Tim asuhan Graham Arnold juga belum menemukan momentum terbaik. Kemenangan terakhir Irak terjadi saat menundukkan Andorra 1-0 pada akhir Mei. Setelah itu, mereka bermain imbang menghadapi Spanyol, kalah dari Venezuela, dan kembali tumbang di Piala Dunia melawan Norwegia serta Prancis.

Dengan catatan dua kemenangan dari enam pertandingan sepanjang 2026, peluang Irak untuk melangkah ke fase gugur semakin kecil. Apalagi selisih gol minus enam membuat mereka tidak hanya bergantung pada hasil sendiri.

Senegal menghadapi dilema terkait kondisi Kalidou Koulibaly. Kesalahan sang kapten melawan Norwegia membuat Pape Thiaw memiliki pilihan untuk memainkan Mamadou Sarr atau Abdoulaye Seck.

Namun, pengalaman Koulibaly kemungkinan tetap dibutuhkan dalam pertandingan sepenting ini. Begitu pula dengan Sadio Mane yang masih menjadi pemain kunci meski belum mampu menunjukkan performa terbaiknya di dua laga awal.

Ismaila Sarr diperkirakan kembali menjadi ancaman utama setelah tampil lebih baik saat menghadapi Norwegia. Nicolas Jackson juga kemungkinan dipercaya mengisi lini depan setelah memberikan kontribusi assist pada pertandingan sebelumnya.

Sementara itu, Senegal dipastikan tidak diperkuat kiper Edouard Mendy yang mengalami cedera lutut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Militer AS Terus Bombardir ...
Nasional
OJK Dorong Perbankan Perlua...
Nasional
Perampingan BUMN Butuh Inte...

Suara Anak Indonesia Amanat Konstitusi

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Suara Anak Indonesia Amanat...
Gerakan Pasar Ikan Murah Akan Digelar Pemprov Kaltim Berkala, Upaya Tekan "Stunting" di Berau

Gerakan Pasar Ikan Murah Akan Digelar Pemprov Kaltim Berkala, Upaya Tekan "Stunting" di Berau

23 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.