Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wabah Paling Serius dalam Sejarah, Kasus Ebola di Kongo Tembus Angka 1.100

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 16:17 WIB | Oleh:
Wabah Paling Serius dalam Sejarah, Kasus Ebola di Kongo Tembus Angka 1.100 Doc: AFP/GLODY MURHABAZI

KINSHASA - Republik Demokratik (RD) Kongo hingga Selasa (23/6) melaporkan 1.118 kasus terkonfirmasi Ebola, termasuk 291 kematian, ungkap Pemerintah RD Kongo pada Rabu (24/6) dalam pembaruan situasi terkini wabah tersebut.

Pembaruan yang diunggah oleh Kementerian Komunikasi dan Media RD Kongo di platform media sosial X tersebut menunjukkan sebanyak 122 orang dinyatakan sembuh. Sementara 408 pasien masih menjalani perawatan.

Tingkat kematian kasus tercatat sebesar 26 persen.

Pemantauan epidemiologi tetap aktif, dengan 138 kasus suspek teridentifikasi. Sementara tingkat pelacakan kontak mencapai 77,1 persen.

Sementara Provinsi Ituri di RD Kongo timur masih menjadi pusat penyebaran wabah, Provinsi Kivu Selatan melaporkan tidak ada penularan baru sejak 26 Mei.

Di sisi lain, pemantauan, perawatan pasien, dan upaya pelacakan kontak terus dilakukan di area-area terdampak.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu (24/6) mengatakan risiko global yang ditimbulkan oleh wabah Ebola yang sedang berlangsung di Afrika tetap rendah meskipun jumlah kasus di wilayah terdampak meningkat.

"Kendati berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan langkah penanganan serta memperkuat kapasitas pemantauan dan deteksi penyakit, sejumlah tantangan signifikan tetap ada," tutur Tedros dalam konferensi pers di Jenewa.

Dia juga memperingatkan bahwa wabah tersebut terus melampaui laju penanganan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.