Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rekonstruksi Kesenian Langka Bali Sudah Mendesak

📅 Senin, 22 Jun 2026, 23:36 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dosen Karawitan ISI Bali I Nyoman Mariyana menambahkan rekonstruksi kesenian langka harus dibangun melalui narasi, sejarah, dan mitologi yang hidup di tengah masyarakat.

Kesenian tidak cukup diwariskan dalam bentuk praktik semata, tetapi juga harus disertai pemahaman terhadap makna filosofis dan historis yang melatarbelakanginya.

“Kalau generasi muda memahami cerita dan sejarahnya, mereka akan merasa memiliki dan terdorong untuk melanjutkan,” katanya.

Di PKB 2026 sendiri, Mariyana memandang masih banyak kesenian tradisional belum memperoleh kesempatan tampil, oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu memiliki data yang akurat sebagai dasar menentukan prioritas pembinaan dan pementasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pemadaman Listrik Berulang Ancam UMKM

59 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Pemadaman Listrik Berulang ...
Luar Negeri
Amerika Serikat dan Iran Ca...
Luar Negeri
Tiongkok Uji Terbang AWACS ...
Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.