Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tunggal Putri Bakal Meluncurkan Tiga Kandidat Pendamping Gregoria

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 10:57 WIB | Oleh:
Tunggal Putri Bakal Meluncurkan Tiga Kandidat Pendamping Gregoria Doc: ist
Ket. Grego dicarikan pengganti

JAKARTA – Sudah bertahun-tahun tunggal putri bulu tangkis gagal menelurkan juara. Untuk itu, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) terus menggenjot upaya regenerasi di sektor tunggal putrid. PBSI menyiapkan sejumlah atlet muda untuk menjadi pelapis Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani.

Pelatih tunggal putri pelatnas, Imam Tohari, mengatakan setidaknya ada tiga nama dari kelompok pratama yang memiliki peluang besar untuk naik ke level elite. Ada Mutiara (Ayu Puspitasari), Ruzana, dan Chiara (Marvella Handoyo). “Peringkat mereka saling berdekatan dan punya peluang yang sama,” ujar Imam di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis.

Ketiganya saat ini menghuni peringkat 100 besar dunia, dengan Mutiara di posisi 74, Chiara di peringkat 96, dan Ruzana di posisi 99. Namun, menurut Imam, mereka masih membutuhkan konsistensi dan pengalaman lebih untuk bisa bersaing di level atas.

“Saat ini mereka lebih banyak bertanding di level international challenge dan Super 100. Kami ingin terus menaikkan peringkat mereka supaya bisa mencicipi turnamen dengan level yang lebih tinggi,” ujar Imam.

PBSI, kata Imam, menerapkan strategi pengiriman bertahap ke turnamen internasional guna memberikan jam terbang sekaligus mengevaluasi kesiapan mereka bersaing di level lebih kompetitif.

“Pertama tentu peringkat harus dinaikkan. Dari sana mereka bisa masuk ke turnamen yang lebih besar dan menghadapi lawan-lawan dengan kualitas lebih tinggi. Itu penting untuk pembentukan mental dan pola permainan mereka,” kata Imam.

Selain tiga nama tersebut, Imam juga menyebut dua atlet lainnya yang menjadi bagian dari upaya regenerasi tunggal putri, yakni Komang Ayu Cahya Dewi dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. “Regenerasi ini harus terus berjalan. Kami berharap ada dari mereka yang bisa segera menyusul Gregoria dan Putri KW ke level atas,” kata Imam.

PBSI menargetkan dalam beberapa tahun ke depan, sektor tunggal putri memiliki pemain yang merata dan mampu bersaing di level dunia secara berkelanjutan. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengaku enggan memasang target muluk pada Kejuaraan Dunia 2025 di Paris, Prancis, 25–31 Agustus mendatang, meski saat ini telah pulih total dari cedera.

Sementara itu, setelah absen selama enam bulan, Ginting telah kembali berlaga di Super 750 Japan Open dan Super 1000 China Open. Namun, dari dua turnamen tersebut, belum mampu melangkah jauh dan tersingkir di babak pertama.

"Yang saya puas tangan sudah oke, tidak ada sakit. Jadi itu yang utama. Tapi kalau bicara performa, saya pribadi belum terlalu puas, belum seperti sebelum cedera," ujar Ginting kepada pewarta di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis.

Meski telah pulih, Ginting mengatakan masih harus menjalani perawatan rutin demi menjaga kondisi fisiknya tetap prima setelah sesi latihan maupun pertandingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.