Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Israel dan Hizbullah Sepakat Memperbarui Gencatan Senjata setelah Perang Kembali Pecah

📅 Sabtu, 20 Jun 2026, 06:25 WIB | Oleh:

Netanyahu menghadapi pemilihan umum dalam beberapa bulan mendatang dan berada di bawah tekanan dari para rival politiknya. Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, mengatakan “seluruh Lebanon harus terbakar”. “Dengan segala hormat kepada Amerika, Israel harus memperjelas kepada seluruh dunia bahwa darah putra-putra kami dan keamanan warga negara kami bukanlah sesuatu yang bisa ditawar,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Pembatalan pembicaraan antara Iran dan AS pada hari Jumat terjadi begitu tiba-tiba sehingga staf wakil presiden AS, JD Vance, dan sekelompok kecil jurnalis telah berkumpul di Pangkalan Gabungan Andrews di luar Washington untuk mengantisipasi perjalanan tersebut. Puluhan pejabat Gedung Putih, staf pendahulu, dan media sudah berada di Swiss untuk mempersiapkan kedatangan Vance.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia telah menyetujui MoU tersebut meskipun memiliki keberatan, sementara AS secara resmi mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran .

Sebelum pembicaraan dibatalkan, kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, mengatakan bahwa para negosiator Iran perlu melihat tanda-tanda implementasi perjanjian sementara dari AS sebelum putaran pembicaraan perdamaian berikutnya dapat dimulai, dan bahwa tidak ada konfirmasi bahwa delegasi Teheran akan melakukan perjalanan ke Jenewa.

Israel, yang tidak dilibatkan dalam perundingan perdamaian dan telah menjauhkan diri dari kesepakatan AS-Iran, menuduh Hizbullah melanggar gencatan senjata, tuduhan yang kemudian dilontarkan kembali oleh kelompok tersebut kepada Israel.

Pertempuran dimulai di Lebanon pada 2 Maret ketika Hizbullah meluncurkan roket ke Israel sebagai bentuk pembalasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran oleh AS dan Israel dalam gelombang serangan pembuka perang terbaru. Invasi Israel ke Lebanon selatan dan kampanye pengeboman selanjutnya telah menewaskan lebih dari 3.900 orang. Hizbullah telah membunuh setidaknya 32 tentara Israel di Lebanon dan tiga warga sipil Israel.

Pada hari Kamis, Israel mengumumkan "zona keamanan" di Lebanon selatan, yang meliputi wilayah seluas ratusan mil persegi. Para pejabat Lebanon menuntut penarikan penuh pasukan Israel, sesuatu yang menurut Iran dipersyaratkan oleh MoU tersebut.

Vance mengatakan Israel perlu menghormati proses perdamaian.

Pasukan AS telah mencabut blokade angkatan laut mereka terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang mencegah kapal berlayar ke atau dari negara tersebut, kata militer AS pada hari Kamis, seraya mencatat bahwa kapal perang mereka akan "tetap berada di wilayah umum tersebut".

Aktivitas tetap tenang di Selat Hormuz, jalur strategis penting untuk pengiriman energi yang diblokade Iran selama konflik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PM Italia Kaget Disebut Memohon Berfoto kepada Trump

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
PM Italia Kaget Disebut Mem...
Megapolitan
Warga Kabupaten Bogor Hadap...

Semarak Perayaan Peh Cun di Kota Pekalongan

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Semarak Perayaan Peh Cun di...
Event Jakarta Akhir Pekan 20-21 Juni: Serbu Jakarta Fair 2026 hingga Konser Musik Ancol

Event Jakarta Akhir Pekan 20-21 Juni: Serbu Jakarta Fair 2026 hingga Konser Musik Ancol

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.