Pemimpin G7 Sepakat Kurangi Ketergantungan pada Mineral Tiongkok
📅 Kamis, 18 Jun 2026, 09:19 WIB | Oleh: Lili LestariKTT tersebut berakhir tanpa komunike bersama tradisional untuk tahun kedua berturut-turut, yang mencerminkan perbedaan pendapat yang terus berlanjut di antara para anggota mengenai beberapa isu.
Sebaliknya, para pemimpin mengeluarkan serangkaian pernyataan spesifik topik yang mencakup bidang-bidang di mana konsensus terbukti lebih mudah dicapai, termasuk tantangan geopolitik, upaya memerangi perdagangan narkoba, dan mengatasi penyelundupan migran.
Kesepakatan sementara AS-Iran yang bertujuan mengakhiri perang berbulan-bulan mendominasi diskusi awal di KTT tersebut. Trump, yang tiba di G7 tepat setelah mengumumkan kesepakatan itu, menyebutnya sebagai "terobosan" dan "kesepakatan luar biasa" untuk keamanan global.
Pada hari Rabu, seorang pejabat senior AS mengungkapkan rincian nota kesepahaman antara Washington dan Teheran, perjanjian tersebut dijadwalkan akan diformalkan pada hari Jumat dalam sebuah upacara di Swiss.
Sebaiknya Anda baca juga:
G7 terdiri dari Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat, bersama dengan Uni Eropa. Prancis sebagai tuan rumah juga mengundang para pemimpin beberapa negara di luar kelompok tersebut, termasuk Brazil, Mesir, India, Kenya, dan Korea Selatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!