Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemimpin G7 Sepakat Kurangi Ketergantungan pada Mineral Tiongkok

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 09:19 WIB | Oleh:
Pemimpin G7 Sepakat Kurangi Ketergantungan pada Mineral Tiongkok Doc: consilium.europa.eu
Ket. Para pemimpin G7 saat sesi foto KTT G7 di kota tepi danau Evian-les-Bains, Prancis.

EVIAN-LES-BAINS - Para pemimpin Kelompok Tujuh (G7) pada hari Rabu (17/6) sepakat untuk mendiversifikasi rantai pasokan mineral penting global dan mengurangi ketergantungan pada satu pemasok tunggal, meluncurkan strategi terkoordinasi yang bertujuan untuk memperkuat keamanan ekonomi, yang tampaknya merujuk pada Tiongkok.

Dikutip dari Kyodo News, alam deklarasi bersama mengenai topik tersebut yang dikeluarkan pada hari terakhir KTT tiga hari di kota tepi danau Evian-les-Bains, Prancis, G7 berjanji untuk menanggapi secara kolektif terhadap pemaksaan ekonomi yang melibatkan mineral penting, termasuk pembatasan ekspor dan tindakan perdagangan balasan.

Para pemimpin G7 juga menetapkan tujuan untuk mengurangi ketergantungan pada satu pemasok tunggal untuk logam tanah jarang dan magnet permanen hingga di bawah 60 persen pada tahun 2030.

Langkah ini diambil karena Tiongkok mendominasi pasar logam tanah jarang global, yang menyumbang sekitar 70 persen produksi dan sekitar 90 persen kapasitas pengolahan, memberikan Beijing pengaruh signifikan atas rantai pasokan yang penting bagi berbagai industri, mulai dari kendaraan listrik dan semikonduktor hingga sistem pertahanan.

Para pemimpin juga membahas tantangan ekonomi yang lebih luas, termasuk ketidakseimbangan global, ketegangan perdagangan, dan meningkatnya utang, seiring dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi dan ketidakpastian geopolitik yang dihadapi negara-negara ekonomi utama.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyerukan kepada anggota G7 dan negara-negara yang sepaham untuk bekerja sama mengurangi ketidakpastian dalam ekonomi global dan mengatasi kebijakan serta praktik non-pasar yang berkontribusi pada kelebihan produksi dan distorsi ekonomi, menurut Kementerian Luar Negeri Jepang.

Takaichi, yang menghadiri KTT G7 pertamanya sejak menjabat pada bulan Oktober, menyatakan harapan bahwa G7 dan para mitranya akan terus memimpin ekonomi global melalui pembicaraan yang jujur.

Perdana Menteri wanita pertama Jepang itu menambahkan, ia menantikan pembicaraan lebih lanjut di KTT G20, yang akan dipimpin oleh Presiden AS Donald Trump pada bulan Desember.

Kecerdasan buatan menjadi topik utama dalam diskusi hari terakhir KTT tersebut, para pemimpin sepakat untuk mempromosikan penerapan teknologi tersebut secara aman, cepat, dan efisien.

Sesi makan siang kerja tersebut berfokus pada inovasi AI, aplikasi di dunia nyata, dan keamanan anak daring. Para eksekutif dari perusahaan-perusahaan terkemuka AS, termasuk Anthropic dan OpenAI, turut serta dalam diskusi tersebut.

Minat terhadap AI telah meningkat pesat seiring dengan adopsi cepat alat AI generatif, yang mendorong pemerintah-pemerintah untuk menyeimbangkan peluang ekonomi dengan risiko seperti disinformasi, ancaman keamanan siber, dan gangguan pasar tenaga kerja.

Meskipun negara-negara G7 secara umum sepakat tentang perlunya AI yang dapat dipercaya, pendekatan regulasi terus berbeda, terutama antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Ketidakseimbangan global juga dibahas dalam pembicaraan tentang kebijakan perdagangan dan industri, dengan anggota G7 menyampaikan kekhawatiran tentang kelebihan kapasitas industri, subsidi negara, dan distorsi pasar di beberapa ekonomi utama, khususnya Tiongkok.

Menjelang akhir KTT, para pemimpin menggarisbawahi pentingnya kerja sama berkelanjutan dalam mengatasi tantangan ekonomi dan teknologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Mendag Tegaskan HET Minyakita Tetap Rp15.700 Per Liter

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Mendag Tegaskan HET Minyaki...
Ekonomi
Pertamina Tegaskan Harga BB...
Nasional
Kepala Bapanas: Penyerapan ...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.