Utang RI Naik, Risiko Fiskal Disorot
📅 Rabu, 17 Jun 2026, 00:52 WIB | Oleh: Tim RedaksiMenurut dia, penerbitan obligasi perdana memang masih relatif kecil dibandingkan aset yang dikelola.
Namun jika seluruh plafon GMTN digunakan, potensi tambahan eksposur utang dapat mencapai sekitar 85 triliun rupiah hingga 89,5 triliun rupiah.
“Ini bukan angka yang bisa dianggap remeh,” ujarnya.
Badiul menilai risiko terbesar bukan hanya berasal dari bunga obligasi yang berkisar 5,7-6,3 persen, tetapi juga dari fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setiap pelemahan Rp1.000 per dollar, kata dia, dapat menambah beban kewajiban Rp1 triliun untuk setiap 1 miliar dollar AS utang yang diterbitkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!