Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepercayaan Investor pada Arah dan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah Belum Kondusif

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 01:18 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Tanpa itu, sentimen positif terhadap rupiah dan IHSG sulit dipertahankan dalam jangka panjang.

“Rebound” Jangka Pendek

Peneliti Ekonomi Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendi Manilet mengatakan penguatan nilai tukar rupiah dan IHSG beberapa hari terakhir belum mencerminkan perbaikan fundamental ekonomi secara signifikan.

Pergerakan tersebut lebih tepat dibaca sebagai pemulihan dari kondisi yang sebelumnya sangat tertekan.

Setelah rupiah sempat menyentuh level terlemah dan arus keluar modal asing membesar, kenaikan nilai tukar dan pasar saham memang memberi sinyal positif.

Namun sifatnya masih berupa rebound jangka pendek, bukan penguatan struktural.

“Penguatan rupiah dan IHSG saat ini lebih tepat dibaca sebagai pemulihan dari kondisi yang sebelumnya sangat tertekan, bukan sebagai tanda bahwa fundamental ekonomi sudah membaik secara signifikan,” katanya.

Pendorong utama penguatan pasar saat ini bukan faktor jangka panjang seperti reformasi struktural atau kepastian regulasi, melainkan kombinasi kebijakan moneter dan sentimen global.

Keberlanjutan paparnya bergantung pada perbaikan fundamental ekonomi, kredibilitas kebijakan fiskal, dan kemampuan mengurangi kerentanan struktural yang selama ini menekan rupiah,” tegasnya.

Tanpa perbaikan di sektor riil dan penguatan kepercayaan investor terhadap arah kebijakan, penguatan yang terjadi saat ini rentan berbalik arah jika sentimen global kembali berubah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

42 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.