Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangun Jalan Desa, Kementerian PU Serap 8.011 Tenaga Kerja Lokal Lewat Program PISEW

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 14:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bangun Jalan Desa, Kementerian PU Serap 8.011 Tenaga Kerja Lokal Lewat Program PISEW Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat hingga 21 Oktober 2026, program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) telah menyerap 8.011 tenaga kerja lokal di 808 lokasi

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur di desa tak hanya membuka akses petani, tapi juga menyerap ribuan tenaga kerja. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat hingga 21 Oktober 2026, program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) telah menyerap 8.011 tenaga kerja lokal di 808 lokasi.

Program PISEW 2026 sendiri dialokasikan untuk 808 lokasi dengan anggaran Rp404 miliar. Targetnya, mampu menyerap hingga 10.456 orang tenaga kerja atau setara 618.684 Hari Orang Kerja (HOK). Hingga kini progres fisiknya sudah mencapai 46,18%.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, PISEW sengaja dirancang dengan skema padat karya agar masyarakat desa menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar penonton.

"PISEW bukan sekadar membangun jalan atau saluran, tetapi membuka ruang bagi masyarakat desa untuk bekerja, berdaya, dan meningkatkan nilai ekonomi di wilayahnya. Melalui pendekatan padat karya, masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan di desanya," kata Menteri Dody di Jakarta, Jumat (23/10).

Skema ini memberikan penghasilan tambahan bagi warga selama pembangunan berlangsung. Infrastruktur yang dibangun meliputi jalan, jembatan, tambatan perahu, pasar, gudang, lantai jemur, hingga tempat penjemuran ikan. Akses yang lebih baik juga mempermudah petani mengangkut hasil panen dari lahan ke pasar dan pusat distribusi.

Salah satu contoh penyerapan tenaga kerja terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan. Progres fisik di dua kabupaten ini sudah mencapai 66,11%.

Di HSS, warga setempat dilibatkan membangun jalan paving block di Desa Telaga Langsat dan Desa Lok Binuang sepanjang 700 meter, serta peningkatan jalan penghubung di Desa Longawang dan Desa Pandulang sepanjang 1.200 meter.

Sementara di HST, pembangunan jalan penghubung dan akses produksi pertanian di Desa Paya Besar dan Desa Aluan sepanjang 919 meter, serta peningkatan jalan paving block di Desa Kalibaru dan Desa Kahakan sepanjang 700 meter.

Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kalimantan Selatan, Denny Surya Martha, menyebut pelibatan tenaga kerja lokal sekaligus memperkuat konektivitas antardesa.

"Peningkatan akses tersebut diharapkan memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil produksi, sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan ekonomi sesuai potensi desa setempat seperti pertanian dan perikanan," kata Denny.

Kementerian PU terus mendorong percepatan PISEW agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, baik dari sisi infrastruktur maupun penyerapan tenaga kerja untuk memperkuat ekonomi perdesaan dan mendukung swasembada pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.