Jelang Pesparawi Nasional XIV, Polda Papua Barat Matangkan Pengamanan Kegiatan
📅 Senin, 15 Jun 2026, 14:01 WIB | Oleh: Tim PenulisMANOKWARI - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat mematangkan skenario pengamanan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari pada 18–28 Juni 2026 melalui apel kesiapan personel dan "tactical floor game (TFG)".
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare di Manokwari, Senin (15/6), mengatakan Pesparawi Nasional XIV merupakan agenda nasional yang menghadirkan peserta, panitia, ofisial, serta tamu undangan dari seluruh provinsi sehingga memerlukan pengamanan yang terencana dan terpadu.
Tactical Floor Game (TFG) adalah sebuah metode simulasi taktis yang menggunakan media peta atau miniatur yang digelar di lantai untuk memvisualisasikan suatu rencana operasi di lapangan. Metode ini umum digunakan oleh instansi militer (seperti TNI) dan kepolisian (seperti Polri) untuk mematangkan strategi.
"Seluruh personel harus melaksanakan tugas secara profesional, bertanggung jawab, dan mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat maupun peserta kegiatan," kata Alfred.
Ia menjelaskan kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta pola pengamanan yang terintegrasi menjadi faktor penting untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama pelaksanaan kegiatan keagamaan nasional tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, seluruh personel yang terlibat harus memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta bertanggung jawab terhadap situasi keamanan di wilayah tugasnya agar Pesparawi Nasional XIV berjalan tanpa gangguan.
"TFG ini merupakan bagian dari pemantapan rencana operasi pengamanan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Personel yang dikerahkan sebanyak 811 orang," ujar Alfred.
Melalui simulasi tersebut, kata dia, seluruh unsur pengamanan menyamakan persepsi mengenai pola bertindak, pembagian tugas, serta langkah antisipasi terhadap berbagai potensi kerawanan yang mungkin muncul selama kegiatan berlangsung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyebutkan sejumlah skenario pengamanan disiapkan, mulai dari pengamanan kedatangan peserta serta tamu VIP dan VVIP, pengamanan lokasi kegiatan, pengaturan arus lalu lintas, pengamanan akomodasi, hingga mekanisme penanganan situasi kontingensi.
"Polri berkomitmen mendukung pelaksanaan Pesparawi Nasional dengan melakukan pengamanan secara maksimal di seluruh lokasi kegiatan, penginapan kontingen, dan lokasi lainnya," kata Alfred.
Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Gadug Kurniawan mengatakan TFG tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan personel, dukungan sarana, serta strategi pengamanan yang diterapkan selama Pesparawi Nasional XIV.
Menurut dia, Pesparawi Nasional XIV tidak hanya menjadi ajang pembinaan seni budaya dan keagamaan, tetapi juga momentum untuk mempererat persatuan serta kebersamaan masyarakat dari berbagai provinsi di Indonesia.
"Keberhasilan pengamanan kegiatan nasional sangat ditentukan oleh kesiapan personel, koordinasi antarinstansi, serta kemampuan seluruh unsur untuk bekerja secara terpadu," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!