Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Raducanu Bangkit Lagi, Satu Langkah Lagi Menuju Gelar Pertama Sejak US Open

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 07:43 WIB | Oleh:
Raducanu Bangkit Lagi, Satu Langkah Lagi Menuju Gelar Pertama Sejak US Open Doc: AFP
Ket. Emma Raducanu.

LONDON, INGGRIS — Emma Raducanu kembali menemukan kepercayaan dirinya. Mantan juara US Open itu memastikan tiket ke final Queen's Club setelah tampil impresif dengan kemenangan dua kali dalam waktu kurang dari enam jam pada turnamen pemanasan menuju Wimbledon.

Petenis Inggris tersebut mencapai final lapangan rumput pertama dalam kariernya setelah mengalahkan unggulan keenam asal Amerika Serikat, Iva Jovic, dengan skor 6-2, 6-2 pada semifinal di London, Minggu (14/6) dini hari WIB. Raducanu akan menghadapi petenis Kroasia Donna Vekic pada partai puncak.

Perjalanan Raducanu menuju final tidak mudah. Sebelumnya, petenis berusia 23 tahun itu harus memainkan laga perempat final melawan Kamilla Rakhimova yang sempat terhenti akibat suara keras pesawat dalam parade udara kerajaan "Trooping the Colour" di London.

Kekhawatiran sempat muncul ketika Raducanu mengalami masalah pada paha kirinya setelah terjatuh di set kedua pertandingan tersebut.

Ia bahkan membutuhkan waktu medis dan kembali ke lapangan dengan paha yang dililit perban tebal. Namun, kondisi itu tidak menghalanginya tampil dominan di semifinal.

Raducanu menggunakan pelindung yang lebih kecil pada area cedera dan bergerak jauh lebih nyaman saat mengalahkan Jovic dua set langsung.

"Ini sangat berarti bagi saya bisa melakukan ini di Queen's. Seluruh hari terasa luar biasa," kata Raducanu. "Minggu ini sangat luar biasa. Saya menikmati bermain di sini dan itu terlihat dalam permainan saya."

Final Queen's Club menjadi kesempatan besar bagi Raducanu untuk meraih gelar pertama sejak kejutan besar di US Open 2021.

Saat itu, ia mencatat sejarah sebagai petenis kualifikasi pertama yang mampu menjadi juara Grand Slam. Namun setelah kesuksesan tersebut, perjalanan Raducanu penuh tantangan.

Ia mengalami berbagai masalah kebugaran dan belum pernah mencapai perempat final Grand Slam lagi sejak kemenangan di New York.

Pergantian pelatih juga menjadi salah satu faktor yang membuat performanya tidak stabil.

Kini, keputusan untuk kembali bekerja sama dengan Andrew Richardson, pelatih yang membantunya memenangkan US Open, mulai menunjukkan hasil positif.

Raducanu menegaskan kebangkitannya kali ini bukan sekadar kembali ke performa lama.

Ketika ditanya apakah "Emma lama" telah kembali, ia memberikan jawaban berbeda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

11 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

UE Serukan Pembahasan Krisis Migran di Ceuta

41 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
UE Serukan Pembahasan Krisi...
Luar Negeri
Korsel Catatkan Suhu Terpan...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.