Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Koridor Pelayaran Laut Utara Laris Manis Imbas Krisis Timur Tengah

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 21:42 WIB | Oleh:
Koridor Pelayaran Laut Utara Laris Manis Imbas Krisis Timur Tengah Doc: AFP/Getty Images

MOSKOW - Permintaan global untuk pengiriman barang melalui Jalur Laut Utara diperkirakan akan meningkat pesat seiring perluasan koridor tersebut, terutama di tengah ketegangan di sekitar Timur Tengah, kata seorang pejabat Russia.

"Saya benar-benar yakin akan hal ini," kata Menteri Pembangunan Timur Jauh dan Arktik Russia, Alexei Chekunkov, kepada RIA Novosti.

Chekunkov menyampaikan hal tersebut dalam menanggapi pertanyaan apakah ia mengharapkan peningkatan permintaan global untuk transportasi melalui Jalur Laut Utara di masa depan, termasuk mengingat ketegangan di sekitar Terusan Suez.

Russia saat ini telah membangun solusi teknologi paling kompleks seperti kapal pemecah es, peluncuran satelit ke luar angkasa, sekaligus menciptakan sistem dan infrastruktur yang diperlukan, tambah menteri tersebut.

"Begitu sistem ini mulai berfungsi secara teratur, percayalah, pengirim barang terbesar di dunia akan mulai mengujinya terlebih dahulu, kemudian mereka akan mulai terbiasa dengannya," kata Chekunkov.

"Kemudian itu akan menjadi norma bagi mereka. Kemudian, saya pikir, kita akan melihat pertumbuhan eksplosif dalam transportasi, yang pada gilirannya akan menurunkan harga dan membuat Jalur Laut Utara menjadi lebih menarik," tambahnya.

Menurut dia, telah banyak negara besar yang sudah menetapkan tujuan langsung ke arah ini.

"Tidak hanya negara-negara Asia, tetapi juga negara-negara Afrika, tentu saja, negara-negara perdagangan maritim besar seperti Mesir, Aljazair, dan Tunisia akan dapat sepenuhnya menggunakan Rute Laut Utara untuk transportasi," kata Chekunkov.

Untuk saat ini, musim navigasi di Rute Laut Utara masih relatif singkat - sekitar empat hingga enam bulan tergantung pada kelas es kapal - serta masih dibutuhkan adanya pengawalan kapal pemecah es, kata menteri tersebut.

Namun, seiring dengan implementasi rencana pembangunan, termasuk pembangunan 10 kapal pemecah es nuklir, penyebaran konstelasi satelit, serta pembangunan armada 40 kapal pencarian dan penyelamatan, penggunaan koridor pelayaran sepanjang tahun diharapkan akan semakin realistis, ujarnya menegaskan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Gubernur DKI Targetkan Peng...
Megapolitan
PT KAI Tambah Frekuensi Per...
Luar Negeri
UEA Tolak Tuduhan Kirim Dan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wamenekraf: Industri Esports Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekraf Nasional

Wamenekraf: Industri Esports Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekraf Nasional

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.