Jerman vs Curacao: Der Panzer Waspadai Kejutan Tim Debutan di Piala Dunia 2026
📅 Minggu, 14 Jun 2026, 07:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraHOUSTON, AMERIKA SERIKAT - Jerman akan berusaha menghindari salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia ketika menghadapi Curacao dalam laga pembuka Grup E di Houston, Senin (15/6) dini hari WIB.
Pertandingan ini memiliki makna khusus bagi Curacao karena menjadi penampilan pertama mereka sepanjang sejarah di putaran final Piala Dunia. Sementara bagi Jerman, laga ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka telah bangkit setelah dua edisi terakhir yang mengecewakan.
Meski tetap dianggap sebagai salah satu kekuatan besar dunia, Jerman tidak masuk dalam daftar favorit utama juara Piala Dunia 2026. Namun, situasi tersebut mungkin justru menguntungkan Die Mannschaft yang datang tanpa tekanan berlebihan.
Dengan sejarah panjang di turnamen ini, Jerman telah mengangkat trofi sebanyak empat kali, yaitu pada 1954, 1974, 1990, dan 2014.
Akan tetapi, dua Piala Dunia terakhir menjadi catatan buruk bagi mereka. Jerman secara mengejutkan tersingkir di fase grup pada 2018 dan kembali gagal melangkah jauh pada 2022.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, Julian Nagelsmann dan skuadnya memiliki pekerjaan besar untuk mengembalikan reputasi Jerman di panggung dunia.
Performa Jerman menjelang turnamen sangat menjanjikan. Die Mannschaft memenangkan sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk empat laga uji coba tahun ini melawan Swiss, Ghana, Finlandia, dan tuan rumah bersama Amerika Serikat.
Selain menghadapi Curacao, Jerman juga akan melawan Pantai Gading dan Ekuador di Grup E. Dengan format baru Piala Dunia yang memungkinkan tim peringkat ketiga lolos, peluang mereka untuk mencapai fase gugur sangat besar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, kegagalan meraih kemenangan meyakinkan atas Curacao tetap akan memunculkan kritik. Jerman dituntut tampil dominan karena kualitas skuad mereka jauh berada di atas sang debutan.
Bagi The Blue Wave, lolos ke Piala Dunia saja sudah menjadi pencapaian luar biasa. Mereka memastikan tiket ke turnamen setelah menjadi juara grup kualifikasi pada November lalu.
Dengan jumlah penduduk kurang dari 160 ribu jiwa, Curacao menjadi salah satu negara terkecil berdasarkan populasi dan luas wilayah yang pernah tampil di Piala Dunia.
Meski kalah 1-4 dari Skotlandia dalam salah satu laga pemanasan, Curacao bangkit dengan kemenangan 4-0 atas Aruba.
Saat ini mereka berada di peringkat ke-82 dunia versi FIFA. Bahkan satu poin dari fase grup sudah akan dianggap sebagai pencapaian besar.
Namun, Curacao memiliki modal penting berupa pengalaman pelatih Dick Advocaat. Pelatih berusia 78 tahun itu dikenal sebagai sosok yang mampu membangun strategi efektif dalam turnamen besar. Ia tentu telah menyiapkan rencana khusus untuk menghadapi raksasa Eropa tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!