Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sentimen Eksternal Dominan, 12 Juni 2026

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 08:40 WIB | Oleh:
Sentimen Eksternal Dominan, 12 Juni 2026 Doc: istimewa

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ber­potensi menguat jelang akhir pekan ini. Dominasi faktor eksternal membuat pasar cenderung bergerak hati-hati, sehingga ruang kenaikan IHSG menjadi tidak terlalu besar. 

Head of Retail Research at MNC Sekuri­tas, Herditya Wicaksana melihat investor akan mencermati rilis data inflasi Ame­rika Serikat (AS) dan perkembangan geo­politik di Timur Tengah. Karenanya, Her­ditya memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (12/6), bergerak menguat terbatas dengan support 5.841 dan resistance 5.925.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/6) sore, melemah 16,35 poin atau 0,28 persen ke posisi 5.886,03, seiring investor melakukan aksi profit taking (am­bil untung) dipicu kekhawatiran meningkatnya tensi geo­politik di kawasan Timur Tengah. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,64 poin atau 0,45 persen ke posisi 586,84.

“IHSG ditutup melemah di tengah profit taking dan sentimen eksternal,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Investor mengurangi eksposur ke aset berisiko (risk off) seiring koreksi tajam indeks di Wall Street, Amerika Serikat (AS), kenaikan harga minyak, pelemahan harga emas, serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Selain itu, in­vestor melakukan aksi profit taking (ambil untung), sete­lah IHSG mengalami penguatan signifikan selama dua hari berturut-turut pada Selasa (09/06) dan Rabu (10/06).

Perdagangan sesi II pada Kamis (11/06), pelemahan IHSG berkurang setelah dilaporkan bahwa AS telah me­nyelesaikan serangan terhadap Iran dan terjadi pelemahan pada harga minyak dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Polisi Gerebek Kasino di Ba...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.