Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rupiah Kembali di Bawah Rp18.000 per Dolar AS Usai BI Naikkan Suku Bunga ke 5,5 Persen

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Kembali di Bawah Rp18.000 per Dolar AS Usai BI Naikkan Suku Bunga ke 5,5 Persen Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Haji La Tunrung, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (20/5).

Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan penguatan dan kini kembali berada di bawah level Rp18.000 per dolar AS. Penguatan tersebut terjadi setelah bank sentral menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate menjadi 5,5 persen guna menjaga stabilitas nilai tukar dan meningkatkan daya tarik aset keuangan domestik.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan respons pasar terhadap penguatan bauran kebijakan moneter BI terbilang positif. Kenaikan BI-Rate yang diikuti penguatan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN) dinilai berhasil menarik kembali minat investor asing.

“Hal ini tercermin dari meningkatnya aliran masuk modal asing ke instrumen SRBI pasca lelang SRBI pada 10 Juni 2026. Aliran masuk modal asing juga mulai kembali terjadi di pasar SBN, terutama pada tenor pendek dan menengah,” kata Ramdan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (12/6).

Menurut Ramdan, BI akan terus mencermati perkembangan pasar keuangan global maupun domestik serta menjaga daya tarik instrumen keuangan dalam negeri guna mendukung keberlanjutan arus masuk modal asing.

Selain itu, bank sentral juga akan mengoptimalkan berbagai langkah stabilisasi nilai tukar rupiah melalui intervensi di pasar valuta asing, baik melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri maupun transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik secara konsisten dan terukur.

Sebelumnya, melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan pada Selasa (9/6), BI memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5 persen. Sejalan dengan keputusan tersebut, suku bunga deposit facility dan lending facility juga masing-masing dinaikkan 25 bps menjadi 4,50 persen dan 6,25 persen.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah telah melampaui proyeksi bank sentral sehingga diperlukan respons kebijakan yang lebih tegas melalui kenaikan suku bunga acuan.

Selain menaikkan BI-Rate, BI juga mengumumkan sejumlah langkah tambahan untuk memperkuat stabilisasi rupiah. Langkah tersebut meliputi kenaikan struktur suku bunga SRBI untuk seluruh tenor, pemberian insentif berupa penurunan tingkat swap hedging bagi investor asing, pembukaan kembali fasilitas lelang instrumen repo bagi perbankan, serta peningkatan intensitas operasi moneter dalam rupiah maupun valuta asing.

Kenaikan BI-Rate pada Juni ini melanjutkan langkah pengetatan kebijakan yang sebelumnya telah dilakukan pada RDG Bulanan 19-20 Mei 2026, ketika BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps. Kenaikan pada Mei menjadi penyesuaian pertama setelah BI mempertahankan suku bunga di level 4,75 persen sejak September 2025. Sepanjang 2025, bank sentral tercatat telah memangkas suku bunga acuan sebanyak lima kali dengan total penurunan 125 bps.

BI dijadwalkan kembali menggelar RDG Bulanan pada 17-18 Juni 2026 untuk mengevaluasi kondisi ekonomi dan menentukan arah kebijakan moneter selanjutnya.

Seiring berbagai langkah tersebut, rupiah tercatat menguat pada perdagangan Jumat pagi. Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.930 per dolar AS, menguat 59 poin atau 0,33 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.989 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Ada Demo, Hindari Ruas Jala...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM

Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.