Wamenlu AS ke Indonesia, Peluang Investasi Dinilai Lebih Besar dari Isu Tarif
📅 Kamis, 11 Jun 2026, 20:10 WIB | Oleh: Tim PenulisWakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menegaskan tawaran Presiden Prabowo Subianto untuk membantu memfasilitasi dialog antara AS dan Iran masih terbuka di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
“Tawaran selalu terbuka, tetapi tentunya hal tersebut memerlukan kesepakatan dari semua pihak,” kata Arrmanatha usai rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis.
Menurut Arrmanatha, tawaran tersebut merupakan wujud komitmen Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian dan penyelesaian konflik melalui dialog.
“Ini adalah niat baik dari Presiden Prabowo, di mana beliau selalu mengatakan siap memberi jasa baiknya,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Indonesia, lanjut dia, menyayangkan kembali meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran yang memicu gangguan stabilitas di kawasan, termasuk di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.
Ia menegaskan bahwa konflik yang berlarut-larut tidak hanya berdampak pada negara-negara yang terlibat secara langsung, tetapi juga terhadap perekonomian dan stabilitas global.
“Kita pun kembali menyerukan agar semua pihak segera kembali melakukan gencatan senjata dan melakukan perundingan,” kata Arrmanatha.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, ketika konflik antara AS-Israel dan Iran pecah pada 28 Februari lalu, Presiden Prabowo telah menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan dalam mendorong dialog guna membantu meredakan ketegangan.
Kementerian Luar Negeri RI saat itu menyebut Presiden Prabowo siap memberikan jasa baik Indonesia dalam mendukung proses perdamaian, sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang dianut Indonesia.
Sementara itu, bentrokan antara pasukan AS dan Iran kembali dilaporkan terjadi pada Kamis (11/6) dini hari waktu setempat di kawasan Teluk Persia dan Teluk Oman. Di saat yang sama, otoritas militer Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz bagi pelayaran komersial menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!