Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasangan Selebriti Thariq Halilintar dan Aaliyah Terseret Kasus Penipuan Umroh?

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 11:22 WIB | Oleh:
Pasangan Selebriti Thariq Halilintar dan Aaliyah Terseret Kasus Penipuan Umroh?  Doc: Instagram/thariqhalilintar
Ket. Pasangan selebritas Thariq halilintar dan istrinya Aaliyah Massaid saat menjalankan ibadah umroh.

JAKARTA - Sederet artis dipanggil ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang dilakukan biro perjalanan PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group.

Pasangan selebritas Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid memenuhi panggilan penyidik Subdit Kamneg Unit 2 Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group.

​Kuasa hukum Thariq dan Aaliyah, Sangun Ragahdo, menjelaskan bahwa kliennya hadir secara kooperatif untuk memberikan klarifikasi sekaligus meluruskan informasi yang simpang siur mengenai keterlibatan mereka dengan biro perjalanan umrah tersebut.

​"Kami memenuhi panggilan penyidik terkait laporan polisi dugaan tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 372 KUHP atas nama tersangka ASF selaku Direktur Utama Hanania Group," katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (10/6).

​Dalam pemeriksaan tersebut, Thariq dan Aaliyah menjawab sekitar 20-30 pertanyaan yang diajukan penyidik.

Kuasa hukum juga menyerahkan sejumlah bukti dokumen berupa bukti transfer pembayaran kepada penyidik untuk dimasukkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Sangun menjelaskan hubungan antara kliennya dengan Hanania Group atas dasar profesionalisme kerja sama promosi (endorsement) yang disepakati pada November 2025.

"​Dalam kesepakatan tersebut, Thariq, Aaliyah, dan satu orang anak mereka mendapatkan kompensasi berupa keberangkatan umrah gratis pada Desember 2025," katanya.

Sebagai timbal balik, pasangan tersebut wajib mengiklankan jasa travel melalui unggahan di media sosial mereka.

​Namun, pihak kuasa hukum membantah narasi yang menyebutkan bahwa seluruh rombongan kliennya berangkat secara cuma-cuma.

​"Klien kami memboyong rombongan total delapan orang, dan untuk anggota rombongan lainnya itu kami membayar secara mandiri. Nilai pembayarannya mencapai hampir Rp170 juta, di luar biaya operasional mandiri seperti makan dan bayar mutawif di sana," katanya.

 ​Ia menambahkan sebelum menerima tawaran kerja sama tersebut, Thariq telah melakukan rekam jejak (track record) terhadap Hanania Group pada November 2025.

Kala itu, biro perjalanan tersebut dinilai memiliki kredibilitas yang baik dan telah sukses memberangkatkan banyak jemaah.

​​Sementara itu, Aaliyah Massaid menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui jika di kemudian hari agen travel tersebut akan bermasalah hingga gagal memberangkatkan jamaah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Nasional
Bapanas Kebut Penyaluran Ba...
Advertisement
Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.