Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menemukan Ketenangan Holistik di Tanjung Lesung: Ruang Pemulihan di Tengah Alam

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 18:40 WIB | Oleh:
Menemukan Ketenangan Holistik di Tanjung Lesung: Ruang Pemulihan di Tengah Alam Doc: ANTARA/HO-Tanjung Lesung
Ket. Foto udara kawasan wisata Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten.

JAKARTA - Ketua Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter, Dr. (HC) Setyono Djuandi Darmono menilai kawasan wisata Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang, Banten memiliki potensi untuk berkembang tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang pemulihan atau sanctuary.

"Indonesia memiliki banyak kawasan yang berpotensi menjadi sanctuary, salah satunya Tanjung Lesung yang lokasinya relatif dekat dengan Jakarta," kata Darmono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (11/6).

Ia mengatakan perubahan kondisi dunia yang dipengaruhi perlambatan ekonomi, konflik geopolitik, hingga dampak perubahan iklim membuat banyak orang mencari tempat yang dapat memberikan rasa aman dan ketenangan.

Ia menilai kawasan yang mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan akan memiliki nilai lebih di masa depan.

Menurut dia, Tanjung Lesung menawarkan ketenangan, kenyamanan, dan kedekatan dengan alam di tengah berbagai ketidakpastian global.

"Dalam konteks pariwisata, kualitas lingkungan seperti pantai yang bersih, hutan yang terjaga, terumbu karang yang sehat, serta budaya lokal yang tetap lestari menjadi faktor penting yang dicari wisatawan," ujarnya.

Darmono mengatakan ketika wisatawan menghargai kualitas lingkungan tersebut, akan muncul insentif ekonomi yang mendorong berbagai pihak untuk mempertahankan dan melestarikannya.

Ia menambahkan, pariwisata yang dikelola secara berkelanjutan dapat berperan sebagai instrumen konservasi, bukan sekadar industri yang berorientasi pada konsumsi.

Menurut Darmono, Tanjung Lesung memiliki peluang untuk mengembangkan model pariwisata yang lebih berfokus pada kualitas pengalaman wisatawan dibandingkan mengejar jumlah kunjungan semata.

Selain itu, keberadaan akses Tol Serang-Panimbang yang sedang dalam tahap penyelesaian dinilai akan meningkatkan konektivitas menuju kawasan tersebut.

Ia berharap pengembangan kawasan wisata di masa mendatang dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

"Dengan hadirnya akses tol yang segera rampung, Tanjung Lesung tidak hanya menjadi lebih dekat secara geografis, tetapi juga semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat yang mencari keseimbangan antara aktivitas wisata dan kedekatan dengan alam," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
Kemenhub Perkuat Aturan ODO...

DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem Korban Kapal Virgo

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
DVI Polda Jatim Terima 76 D...
Advertisement
Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

19 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.